SABANG – Wakil Kepala BPKS, Irwan Faisal, dalam temu ramah bersama wartawan menyampaikan, event Sabang Marine Festival merupakan ajang promosi yang paling efektif dalam rangka memajukan wisata Indonesia dan Sabang khususnya. Kehadiran para yachter (pengguna yacht) ini dapat menjadi duta wisata bagi kalangan komunitas yacht.

Sebanyak 22 unit yacht dan 54 orang turis sudah tiba mengikuti kegiatan ini, tentunya kita berharap mereka dapat menjadi duta wisata bagi para komunitas yacht dunia,” ujar Wakil Kepala BPKS, Irwan Faisal dalam siaran pers yang diterima media, Kamis, 20 April 2017.

Dalam temu ramah yang turut dihadiri oleh Deputi Komersial dan Investasi Syarifudin Chan, Ketua Panitia Pelaksana SMF Fauzi Umar, Fauzi Daud, Kepala Pelabuhan BPKS Zulkarnaen, dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata (Kadis Budpar) Zulfi Purnawati, Irwan mengaku peserta Sabang Marine ini berasal dari lima belahan benua.
 
“Secara tidak langsung mereka mewakili dari masing-masing benua. Ada dari Amerika, Inggris, Nedherland, Australia, New Zealand, Perancis, dari Malaysia, Thailand, Jerman, dan Afrika Selatan (Afsel),” katanya.

Dengan begitu, Irwan optimis bahwa mereka akan menjadi duta wisata untuk Indonesia, khususnya Sabang. Dia mengaku perlunya pelayanan yang maksimal kepada mereka dengan cara memperkenalkan objek wisata bahari dan juga pesona alam yang masih alami.

Menyangkut dengan rangkaian kegiatan, Ketua Panitia Sabang Marine Festival, Fauzi, mengaku bahwa rangkaian kegiatan sudah dimulai sesuai jadwal yang sudah dipersiapkan. Untuk hari Rabu, 19 April 2017, peserta sudah mulai mengikuti kegiatan city tour to Lhok Weng.

“Dalam tur ini, para peserta disuguhkan tarian kolosal dan kegiatan party barbeque. Kegiatan ini dipusatkan di Pelabuhan Marina Lhok Weng, Iboih,” kata Fauzi.

Sementara itu, sejumlah yachter menyambut baik dan berterima kasih atas kegiatan yang diselenggarakan oleh BPKS ini. Erja dari kapal yacht Aku Angka, misalnya. Erja melalui Guide Lokal, Nani mengatakan, mereka senang dengan kegiatan yang diselenggarakan BPKS.

“Melalui kegiatan ini mereka mengaku terkejut dengan banyak tempat yang bagus sekali di Sabang ini. Mereka berjanji akan mempromosikan Sabang ke kalangan komunitas Yacht dunia,” katanya.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Uta dari Kapal Mariposa. Kepada Nani, dirinya mengaku bahwa Sabang sebagai salah satu tempat yang patut dikunjungi oleh komunitas Yacht.

Dirinya juga mengapresiasi tugas tim checking (Karantia, Bea Cukai, Imigrasi dan KSOP) di Sabang. Mereka merasa dilayani dengan baik oleh pihak-pihak tersebut.
 
“Yang terpenting mereka mengaku bahwa selama mengikuti kegiatan ini tidak ada praktik pungli,” ujar Nani.

Sabang Marine Festival merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan oleh BPKS dalam rangka mempromosikan wisata Indonesia, khususnya potensi wisata di Kawasan Sabang (Kota Sabang dan Pulo Aceh-red).

Sabang Marine Festival kali ini merupakan event ketiga yang dilaksanakan BPKS dengan rangkaian kegiatan berupa hiburan rakyat yang menghadirkan Bergek dan Apache12. Kemudian, pementasan seni dan hiburan budaya, aneka perlombaan rakyat, tour de Sabang, dan memperkenalkan Marina Port yang berada di Lhok Weng dan Iboih.

Pada event kali ini, sedikitnya ada 22 kapal Yacht yang telah hadir. Yacht-Yacht tersebut adalah Kiwi Dream, Roke, Saltire, Aku Ankka, Katy DID, Drifter, Emalina, Rest Less. Wairima, Astarte, Timshal, Torapa, Morning Star, Captain Jack, Pateke, Mariposa, Nanok, Reflection, Aeventyr, Tramonta dan Carrie. Sedangkan 1 kapal lagi sedang proses checking.

Para peserta ini berasal dari berbagai negara, seperti Inggris, Amerika, Netherland, Australia, New Zealand, France, Afrika Selatan, Thailand, dan Jerman.[] (*sar)