JAKARTA – Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi melantik pengurus Badan Musyawarah Pidie Jaya (Bamus Pijay) Jabodetabek periode 2026-2030 di Gedung Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu, 4 Oktober 2026.
Acara itu bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Bupati Sibral meminta masyarakat Pidie Jaya di perantauan ikut memperkuat pemulihan pascabencana dan pembangunan daerah.
Pengurus Banmus untuk periode empat tahun mendatang itu, antara lain Said Malawi dilantik sebagai Ketua Umum, didampingi Adnan Mahmud sebagai Ketua Harian, T. Iskandar Jakfar sebagai Sekretaris Umum, dan Sulhan Ibrahim sebagai Bendahara Umum.
Dalam sambutannya, Sibral mengatakan Bamus Pijay memiliki sumber daya manusia dari berbagai latar belakang yang dapat memberikan kontribusi bagi kampung halaman.
“Kita boleh berada jauh dari kampung halaman, tetapi kami sangat membutuhkan sumbangan pemikiran dan dukungan dari Bapak-Ibu sekalian yang ada di Ibu Kota,” kata Sibral.
Ia turut memaparkan perkembangan penyaluran bantuan pascabencana. Dari sekitar 24.000 kepala keluarga (KK) yang diajukan tahap pertama, sekitar 22.000 KK telah menerima bantuan. Sebanyak 2.000 KK lainnya masih menunggu pencairan anggaran dari pemerintah pusat.
Pemkab Pidie Jaya selanjutnya berencana mengajukan bantuan tahap kedua untuk sekitar 8.500 KK. Dengan jumlah masyarakat sekitar 42.000 KK, penerima bantuan dari dua tahap diperkirakan mencapai sekitar 80 persen.
Sementara itu, Ketua Umum Bamus Pijay Said Malawi mengajak seluruh pengurus menjaga persatuan dan membangun budaya saling menghargai.
“Yang pertama-tama kita tanamkan, jangan sering menjauhkan, tetapi sering menghargai,” ujarnya.
Ketua Panitia, Adnan Mahmud, mengatakan Bamus Pijay diharapkan menjadi wadah masyarakat perantauan untuk ikut mendorong kemajuan Pidie Jaya.
“Kita ingin Pidie Jaya menjadi daerah yang maju, berkembang dengan baik,” katanya.[](JA)





