BANDA ACEH – Setelah beberapa hari diresmikan, Bus Trans Koetaradja terlihat belum disiplin berhenti di halte dan jadwal pulang.
Menurut amatan portalsatu.com, bus pemerintah tersebut singgah dan melintasi di Halte Simpang Mesra dari arah Kota ke Darussalam, secara bersamaan sebanyak tiga unit, Sabtu 14 Mei 2016, sekira pukul 15:30 – 16:00 WIB.
Sementara pada waktu bersamaan, dari arah Darussalam ke Banda Aceh, di halte Simpang Mesra, dilintasi bus Trans Koetaradja dalam jarak waktu sekira lima menit, dan setelahnya sekira 20 menit – setengah jam muncul bus lain.
Sumber yang menolak disebut namanya mengartakan, hal tersebut bertentangan dengan amaran pihak pengurus bus tersebut sebelum dan saat peresmian, bahwa bus akan singgah di halte setiap sepuluh menit, baik ada penumpang atau tidak akan berangkat lagi untuk menjaga waktu penumpang.
Sebagaimana dimaklumi, dalam siaran bulan lalu, Kabid Perhubungan Darat Dinas Perhubungan, Komunikasi, Informasi dan Telematika (Dishubkomintel) Aceh, Raidin Pinim, mengatakan Trans beroperasi mulai pukul 07:00 sampai dengan pukul 22:00.
Sementara menurut amatan, selain singgah di halte tanpa jadwal jelas, ada penumpang yang melaporkan, beberapa hari lalu, sebuah bus Trans Koetaradja menurunkan penumpang di Halte RSUZA sekira pukul 18:00 WIB dengan alasan sudah habis waktu.
“Saya simpan sepeda motor di rumah karena ingin naik bus ini,” kata salah seorang penumpang yang berstatus mahasiswa.
Para penumpang yang diturunkan tersebut kemudian naik mini bus labi-labi untuk melanjutkan perjalanannya.
“Enak sekali naik bus ini, tapi kalau jadwalnya kacau dan diturunkan di tengah jalan, maka tidak bisa diandalkan untuk kendaraan sungguhan,” katanya.
Menurut sumber itu, hal tersebut diperkirakan karena dinas pengatur tidak berencana mengurus aset negara untuk rakyat ini dengan baik atau para supir tidak mematuhi waktu sip dan para pengurus di kantor tidak mengetahui ketidak disiplinan tersebut.[](tyb)

