REDELONG – Ari Irawandi, 27 tahun, calon pengantin pria yang tenggelam di aliran sungai air terjun Tansaran Bidin, Desa Wono Sari, Kecamatan Bandar, Bener Meriah, ditemukan tak bernyawa, Rabu, 16 Maret 2016, sekitar pukul 11.45 WIB.

Jenazahnya ditemukan sekitar 15 meter dari lokasi awal korban terseret arus sungai. Kondisi jenazah juga dilaporkan sudah mengembung.

“Ini sedang evakuasi dengan cara digotong bersama-sama karena tidak bisa masuk kendaraan, hanya jalan setapak menuju ke sana. Jarak dari perkampungan ke lokasi air terjun sekitar 2,5 jam jalan kaki,” kata Camat Bandar, Almanar di hubungi portalsatu.com melalui selulernya.

Menurut Almanar, jenazah korban akan dipulangkan ke rumah duka di Kampung Karang Jadi, Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah.

Sebelumnya diberitakan, sepasang calon pengantin hilang terseret arus di aliran sungai air terjun Tansaran Bidin, Desa Wono Sari Kecamatan Bandar, Bener Meriah, sekitar pukul 12:15 WIB, Selasa, 15 Maret 2016.

Korban adalah Ari Irawandi, 27 tahun, warga Karang Jadi, dan Irma Yanti, 23 tahun, warga Kampung Bukit Mulie, Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah.

Calon pengantin wanita, Irma Yanti ditemukan setelah dilakukan pencarian oleh warga. Saat ditemukan, Selasa sore, korban sudah meninggal dunia. (Baca: Sepasang Calon Pengantin Tenggelam di Air Terjun Bener Meriah)[]