TAKENGON – Orang tak dikenal kembali menebar teror dengan mengatasnamakan komplotan Din Minimi di Aceh Tengah. Pelaku mengancam tembak Rizal, 45 tahun, warga Kota Takengon, Aceh Tengah, jika tidak mentransfer sejumlah pulsa untuknya.
Ancaman ini disampaikan pelaku melalui sambungan seluler, Senin, 20 November 2017 sore. “Pelaku katanya lagi sekarat di hutan dan minta ditransfer pulsa,” ujar Rizal yang mengaku berdagang ponsel di Takengon, kepada wartawan, Selasa, 22 November 2017.
Pelaku dalam pembicaraan belasan menit tersebut mengaku bernama Subhan. Ia juga mengaku sedang diburu petugas lantaran baru saja menembak tim sukses Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf.
Pelaku berulangkali menghubungi Rizal untuk menyampaikan maksudnya sekaligus mengulang ancaman. “Jujur saja kita selaku masyarakat merasa khawatir dengan ancaman seperti itu,” ujar Rizal.
Dihubungi secara terpisah, Kapolres Aceh Tengah melalui Kasat Reskrim AKP Fadil mengatakan, teror yang disertai permintaan sejumlah uang juga pernah terjadi beberapa waktu lalu di wilayah hukum Aceh Tengah. Bahkan sebutnya, keluarga perwira Polres Aceh Tengah juga pernah mengalami perihal serupa.
Pelaku pengancaman itu juga dipastikan berada di luar daerah dengan menggunakan jasa seluler secara bergantian. Hal ini menyulitkan petugas untuk melacak pelaku.
“Kita minta masyarakat tidak usah khawatir dengan ancaman seperti itu, karena kelompok bersenjata yang dipimpin Din Minimi sudah tidak ada lagi di Aceh,” kata Kasat Reskrim AKP Fadil.[]



