SIGLI – Beberapa kebutuhan pokok di Kabupaten Pidie melonjak tajam sejak sepekan terakhir. Bahkan ada di antaranya naik hingga 50 persen. Kenaikan harga barang tersebut dipengaruhi cuaca ekstrim di laut dan tingginya permintaan warga bertepatan bulan maulid.

Pantauan portalsatu.com, Senin 4 Januari 2016, di pasar sentral Pante Teungoh, Kota Sigli, beberapa barang yang harganya melambung, seperti daging ayam sebelumnya Rp 20.000per kilogram, menjadi Rp 30.000 per kilogram, dan telur dari Rp 32 000 per lemping menjadi Rp 42 000.

“Selain karena cuaca buruk, harga juga dipengaruhi oleh tingginya permintaan pasar bertepatan masuknya bulan maulid,” kata Maman, seorang pedagang daging ayam di Pasar Sigli.

Sementara barang lainnya juga melonjak naik, seperti bawang merah lokal dari harga sebelumnya 32 000 per kilogram, naik Rp 10 000 per kilogram sehingga dijual Rp 42 000 per kilogramnya. Begitu juga Tomat, harga sebelumnya Rp 6000 per kilogramnya dijual Rp10.000 per kilogram.

“Kentang naik harga dari Rp 6000 per kilogram kini terpakasa kami jual Rp 10 000 per kilogramnya, karena barang pasokan baik dari Medan maupun dari Aceh Tengah tidaka ada,” kata Nurdin, pedagang sayur di Pasar Sigli.

Menurut dia, bawang putih, bawang merah medan juga mengalami kenaikan harga meski tidak terlalu tinggi.

“Untuk memenuhi kebutuhan ikan dan daging ayam saat ini, para pedagang terpaksa harus memasok ikan dari luar daerah, terutama dari Medan. Kita perkirakan, harga situasi ini akan berlangsung hingga April 2016 mendatang,” kata Nurdin.[]