BANDA ACEH – Anggota Komisi I DPR Aceh, Tanwier Mahdi, menilai dana otonomi khusus yang berjumlah banyak telah membuat pemangku kebijakan di Aceh menjadi lalai. Pemerintah daerah bahkan dianggap lupa tugasnya melakukan pendekatan dengan Pusat terkait kepentingan Aceh.

“Ini sangat jauh dibanding provinsi lain yang ada di Indonesia. Kita (Aceh) selalu bangga dengan anggaran Rp14 triliun, Rp13 triliun, sehingga lupa melakukan pendekatan ke pusat,” kata Tanwier dalam diskusi yang dilaksanakan BADKO HMI Aceh di Banda Aceh, Kamis, 9 Maret 2017.

Dia membandingkan perbedaan nilai anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) di provinsi lain, yang nilainya jauh dari Aceh. Menurutnya provinsi lain terus menggenjot pembangunan daerah secara luar biasa meski APBD-nya hanya Rp2-3 triliun.

“Kemudian lobi-lobi mereka untuk anggaran-anggaran APBN ini luar biasa, itu bisa mereka selesaikan,” katanya.[]