LHOKSEUMAWE – Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran secara tegas mengingatkan kepada seluruh anggota hingga perwira TNI di jajaran Korem 011/Lilawangsa, jangan sampai terlibat judi online dan narkoba.
Danrem Ali Imran juga menegaskan kepada para Komandan Satuan dan Dandim jajaran bersama anggotanya agar serius memerangi judi online dan narkoba di tengah masyarakat.
“Saya tegaskan para Komandan Kodim jangan sampai ada anggota yang tersandung kasus situs judi online dan narkoba, apalagi sampai kerasukan terlibat membeking. (Para Dandim) jangan bosan ingatkan dan cek secara mendadak (terhadap anggotanya),” tegas Danrem Ali Imran.
Danrem Ali Imran menegaskan hal itu saat memberikan pengarahan kepada seluruh personel TNI Korem Lilawangsa dan Satuan Dinas Jawatan, di Gedung KNPI, samping Markas Korem Lhokseumawe, setelah upacara pengibaran bendera merah putih, Senin, 18 November 2024.
Seperti diketahui, selama ini banyak masyarakat dan pegawai berbagai instansi termasuk sekelas pejabat, terjerumus dalam kasus judi online yang telah berhasil terungkap.
“Kita ketahui bersama saat ini maraknya pemberitaan kasus judi online. Bahkan dari sekian yang telah terungkap terdapat sekelas pejabat turut terjaring,” ujarnya.
Siapapun yang terlibat judi online harus diproses sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku. “Tidak ada tebang pilih, apalagi prajurit TNI sebagai contoh kepada masyarakat,” kata Danrem Ali Imran.
Danrem putra asli Aceh itu turut prihatin masih banyak orang yang diduga bermain judi online. Padahal, faktanya sudah terang benderang tidak akan bisa menang, malah merugikan diri sendiri, hingga menyebabkan ekonomi dan keharmonisan rumah tangga rusak.
“Kemana akal sehatnya, segampang itu dibohongi, hanya dikasih menang sekali, namun kalahnya tak terhitung. Seharusnya di zaman serba maju ini banyak hal positif yang bisa dilakukan, maka bijaklah memanfaatkan teknologi,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Danrem Ali Imran juga menegaskan kepada seluruh personel TNI jajaranya agar selalu pegang teguh netralitas TNI dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 ini.
“Tidak ada tawar menawar, netralitas TNI harga mati dalam pilkada. Tugas TNI hanya memberikan pengamanan kepada masyarakat agar pilkada berlangsung dalam suasana damai,” tuturnya.
Di akhir pengarahannya, Danrem Ali Imran mengajak para prajuritnya mendukung penuh kegiatan pemugaran makam pahlawan nasional Cut Meutia yang sedang berlangsung.[](ril)




