MEUREUDU – Dayah Babul Ilmi Kiran Kecamatan Jangka Buya, Pidie Jaya, Minggu 9 Oktober 2016, sekira pukul 03.00 WIB, terbakar dan tidak ada korban jiwa pada kebakaran itu.

Pimpinan Dayah Babul Ilmi, Teungku Muniruddin Kiran, atau yang akrab di sapa Waled Kiran, menyebutkan api muncul dari koperasi dayah. Diduga, api berasal dari hubungan arus pendek.

“Berdasarkan penelusuran kami, api kebarakan berasal dari koperasi di komplek putri,” kata Waled Kiran yang juga tokoh ulama di Pidie Jaya itu, kepada redaksi portalsatu, Minggu (9/10).

Sang tokoh ulama yang juga ketua Tastafi Pidie Jaya itu menjelaskan bahwa kebakaran tersebut menyebabkan isi koperasi beserta sejumlah mesin penjahit hangus dan diperkirakan kerugian hampir mendekati angka 40 jutaan.

“Kami menaksirkan kerugian Dayah mendekati sekitar 40 juta dan tidak ada korban jiwa. Ini berkat kerjasama santri dan dewan guru serta masyarakat dalam memadamkam kobaran api,” kata ulama berpengaruh di Pidie Jaya itu.

Teungku Muniruddin mengingatkan semoga kebakaran ini menjadi sebagai ibrah (pelajaran) atau cobaan dari Allah semoga semua keluarga besar Babul Ilmi, begitu juga masyarakat, untuk lebih berhati-hati dalam menjalani hidup dan terus meningkatkan ketakwaannya.[]

Ditulis oleh Helmi Abu Bakar El-Langkawi, Staf Pengajar di Dayah MUDI Mesjid Raya, Samalanga dan Sekretaris LP2M IAI Al-Aziziyah Samalanga.