TAPAK TUAN – Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam, Abi Hidayat M Wali, menyebutkan tidak ada yang mengetahui kapan pastinya pertama kali api muncul dan membakar kompleks dayah yang berada di Gampong Blang Paroh, Kecamatan Labuhan Haji Barat, Aceh Selatan, tersebut. Namun dia memperkirakan api muncul sekitar pukul 21.00 WIB dan baru diketahui setelah membesar pada Kamis, 23 Juni 2016.

“Saat itu kita salat tarawih semua, ketika api sudah membakar beberapa bilik santri (membesar) baru ada yang tahu,” ujar Abi Hidayat melalui sambungan telepon, Jumat, 24 Juni 2016 dinihari.

Abi Hidayat mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran besar yang menghanguskan 150 bilik santri tersebut.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, untuk kerugian sendiri hampir Rp 1,5 miliar,” katanya.[](bna)

Laporan: Riski Bintang