SUKA MAKMUE – Fathan Aziz Nugraha 1,6 tahun menderita hydrocepalus. Batok kepalanya yang mungil mendadak besar. Tim medis memvonis adanya penumpukan cairan di kepala Fathan, saat usianya baru mencapai tujuh bulan.
Fathan kini hanya bisa berbaring di rumahnya, di kawasan Padang Rubek, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya. Putra ketiga dari pasangan Bambang Irawan dan Idah ini tidak dapat merasakan dunia kecilnya, selayaknya teman seusianya.
“Sedih juga melihat kondisi dia, ya mau gimana lagi,” kata ibu Fathan, Idah, Minggu, 1 Oktober 2017.
Idah mengatakan anaknya yang masih kecil sudah menjalani tiga kali operasi, baik di bagian kepala maupun di bagian perut. Semua proses operasi ini dilakukan di rumah sakit, di Banda Aceh.
Beruntung Idah mendapat bantuan dari pendonor untuk menyembuhkan Fathan. Air bening mengalir dari sudut mata Idah saat menceritakan kondisi Fathan. Sesekali Idah menyeka pipinya yang basah.
Fathan sering terbaring lemah di rumah bantuan Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh-Nias. Sesekali dia menjerit. Idah menduga bagian perut Fathan nyeri karena infeksi sejak menjalani operasi pertamanya. Keluarga bocah ini sering memboyong Fathan ke Banda Aceh untuk menjalani pemeriksaan rutin.
Fathan lahir dari keluarga yang berlatarbelakang ekonomi lemah. Ibunya, Idah, hanya pedagang kecil-kecilan selain menjadi ibu rumah tangga. Sementara Bambang hanya seorang guru honor.
“Berapalah penghasilan honorer, sedangkan kebutuhan Fathan saat pemeriksaan saja perlu banyak,” katanya.[]

