LHOKSEUMAWE- Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lhokseumawe, Nasruddin menilai kunjungan kerja Komisi A dan B DPRK Lhokseumawe ke Makassar, Sulawesi Selatan hanya menghabiskan anggaran tanpa dampak yang nyata bagi masyarakat.
Seharusnya dewan tidak perlu menghabiskan anggaran untuk hal yang tidak terlalu penting seperti kunjungan kerja seperti ini. Mengingat masih banyak program-program pemerintah yang belum diselesaikan, apalagi kas Pemeritah Kota Lhokseumawe kabarnya defisit. Ini yang perlu diawasi oleh dewan seharusnya, kata Nasruddin menjawab portalsatu.com melalui layanan BlackBerry Messenger, Rabu, 11 Mei 2016.
Nasruddin menyebutkan, di tengah minimnya anggaran daerah dan pembangunan yang tidak berjalan maksimal, dewan harus serius melakukan fungsinya, bukan malah menghabiskan uang rakyat. Saya melihat anggota dewan seperti tidak serius untuk membangun Kota Lhokseumawe ke arah yang lebih baik, ujarnya.[]

