BLANGKEJEREN – Dinas Kesehatan Kabupaten Gayo Lues menggelar pelatihan orientasi Kader Pembangunan Manusia (KPM) untuk memerangi stunting. Pelatihan itu diikuti 100 peserta dari berbagai desa selama dua hari di gedung Nusa Indah Blangkejeren.
Bir Ali, ketua panitia kegiatan saat menyampaikan laporan, Rabu, 15 September 2021, mengatakan tujuan dari kegiatan itu adalah membekali kader dalam penanganan stunting, sehingga masalah stunting bisa diatasi di Gayo Lues.
Sementara Ridussalihin, SKM., Kepala Dinas Kesehatan Gayo Lues, mengatakan KPM adalah kader masyarakat terpilih yang mempuyai kepedulian dan bersedia mendedikasikan diri untuk ikut berperan dalam pembangunan di desa.
“Terutama dalam monitoring dan fasilitasi konvergensi penurunan stunting, KPM berperan mengajak partisipasi masyarakat dan lembaga dalam proses perencanaan, pelaksanaan kegiatan dan pemantauan. KPM juga perlu untuk berkoordinasi dengan pelaku program dan lembaga lainnya seperti bidan desa, petugas Puskesmas ahli gizi, guru PAUD, dan aparat atau lembaga desa,” katanya.
Keterlibatan KPM dalam pencegahan dan penangganan stunting, kata Kadis Kesehatan adalah untuk membantu pendektesian dini terkait stunting dan sekaligus memetakaan atau memantau kasus stunting yang terjadi dan upaya penanganannya.
“Ada beberapa tugas KPM yang perlu diperhatikan, di antaranya melakukan pencegahan terjadinya stunting dengan sosialisasi dan mengukur panjang dan tinggi badan anak, serta memberikan laporan yang akurat kepada petugas kesehatan supaya bisa dengan cepat dilakukan penanganan,” jelasnya.[]



