BANDA ACEH – Direktur Koalisi NGO HAM Aceh, Zulfikar Muhammad, menilai Gubernur Aceh Nova Iriansyah tidak akan mampu merealisasikan misi dalam RPJMA tahun 2017-2022 secara maksimal dalam sisa masa jabatannya sekitar setahun lagi.
Hal itu disampaikan Zulfikar Muhammad saat portalsatu.com/ meminta tanggapannya, Rabu, 11 Agustus 2021.
“Sebenarnya sulit menyarankan Nova Iriansyah agar memperbaiki atau paling tidak untuk mengendalikan daerah dari potensi keterpurukan akibat kepemimpinan tidak profesionalnya sebagai model gubernur saat ini,” kata Zulfikar Muhammad.
Menurut Zulfikar Muhammad, dari 15 misi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJMA) kemungkinan sampai akhir masa jabatanpun Nova tidak akan pernah mewujudkan satupun. “Artinya, tidak ada satu misipun yang dicapai 100 persen,” ujarnya.
“Nah, untuk itu, jika Nova masih ‘syahwat’ perbaikan di akhir masa jabatan maka ada tiga cluster persoalan besar yang harus diberesin. Pertama, Pendidikan, dengan pemantapan standar pelayanan minimal di semua lembaga pendidikan, terutama dayah. “Bombardir” semua tempat pendidikan generasi Aceh sama seperti semangat Jepang sesaat setelah Nagasaki Hirosima dibom,” tutur Zulfikar Muhammad.
Kedua, kata Zulfikar Muhammad, Kesejahteraan. Titik tekan pada kegiatan masyarakat kelas bawah/miskin dengan memastikan terjadinya penambahan pendapatan sektor pertanian. Sudah saatnya pemerintah beli hasil pertanian dan laut masyarakat hingga tidak ada lagi kisah petani membuang tomatnya karena jatuh harga.
Ketiga, Pandemi Covid 19. Ubah musibah ini menjadi momentum mendidik masyarakat agar dapat hidup bersih dan sehat. Galakkan dan biayai kegiatan padat karya masyarakat di gampong-gampong agar mampu punya prilaku hidup bersih dan sehat. Tentunya dengan melibatkan seluruh komponen pemungkin keberhasilan pembangunan.
“Caranya? Pertama, jadikan tiga hal itu menjadi pokir (pokok-pokok pikiran) dewan. Sebagai sharing empowerment, sharing control dan sharing aksesibilitas antara rakyat dan kekuasaan,” ujar Zulfikar Muhammad.
Kedua, tepati janji pada tiga hal tersebut. “Karena Nova harus diberitahu, memelihara kebohongan atau ketidakjujuran dalam hal pembangunan jauh lebih banyak menghabiskan energi daripada bersinergi dan berani berkata benar dan berjuang sekuat-kuatnya untuk kepentingan rakyat,” tegas Zulfikar Muhammad.[]




