BANDA ACEH – Jasafat, oknum dosen yang dilaporkan bertindak arogan terhadap wartawan foto ANTARA, Ampelsa, diberhentikan dari panitia Pekan Ilmiah, Olahraga, Seni dan Riset (Pioner) VIII Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia di UIN Ar Raniry.
Saudara Jasafat untuk sementara pasifkan dulu, dan ada yang tingkatan di bawahnya itu mengambil alih tanggung jawab di dalam acara ini, kata Rektor UIN Ar Raniry Prof. Farid Wajdi Ibrahim saat pertemuan di Sekber Wartawan, Banda Aceh, Kamis, 27 April 2017.
Farid menjelaskan, sebelumnya pihak UIN Ar-Raniry telah melakukan rapat evaluasi dan meminta keterangan Jasafat terkait insiden saat pembukaan Pioner VIII PTKIN se-Indonesia di kampus itu, Rabu, 26 April 2017. Akan tetapi, kata Farid, Jasafat tidak hadir.
Saudara Jasafat tidak datang dalam rapat yang dilakukan pihak UIN Ar-Raniry, sehingga keputusannya tidak lagi diberikan kepercayaan kepada beliau tempat itu. Itu kesimpulan dari rapat, kata Farid.
Sebelumnya, Jasafat mendapat tugas sebagai koordinator keamanan di even nasional yang digelar dua tahun sekali tersebut.[]


