LHOKSUKON Dua siswa SMA Negeri 1 Kecamatan Matangkuli Kabupatan Aceh Utara yang menjadi duta Aceh pada ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2016 mendapatkan Medali Perunggu.
Dua siswa sekolah yang dikepalai Drs. Ridwan itu yakni Achmad Gamal Raya dan M. Indra Munandar. Mereka berhasil mengalahkan 101 kelompok yang diundang ke Jakarta.
Salah satu guru di sana, Rahmadsyah, mengatakan, dirinya bersyukur karena pada tahun ini adalah kali pertama sekolahnya meraih medali. Tahun sebelumnya, kata dia, murid sekolah SMAN 1 Paya Bakong yang ikut OPSI di Surbaya dan mereka meraih medali Perak.
“Saat itu, peserta OPSI dari Paya bakong dibimbing Pak Qusthalani, M. Pd, saat beliau masih di sekolah tersebut. Tahun ini siswa Matang Kuli meraih perunggu, dibimbing oleh Pak Qusthalani juga karena sudah pindah ke sini. Ini prestasi yang luar biasa dan patut kita syukuri, kata Rahmadsyah, kepada portalsatu.com, Jumat 7 Oktober 2016.
Rahmad menambahkan, dalam ajang nasional yang digelar di Kampus Indonesia International Institute Life Of Sciences (I3L) pada 2-7 Oktober 2016, siswa kelas XI SMA N 1 Matangkuli tersebut mempresentasi hasil penelitiannya yang berjudul Seudati Berkarakter Bangsa.
Kegiatan ini merupakan ajang kompetisi para peneliti muda seluruh Indonesia. Olimpiade ini diikuti oleh 2.500 kelompok dari seluruh Indonesia. Namun, hanya 101 kelompok diundang untuk penilaian akhir di Jakarta dibagi dalam 3 bidang, yakni Sains dan Teknologi, Matematika dan Rekayasa, Ilmu Sosial dan Humaniora.
Untuk perwakilan Aceh, Gamal dan Indra termasuk dalam bidang Ilmu Sosial dan Humaniora, sebut Rahmatsyah, yang tahun ini turut menjadi pembimbing peserta OPSI bersama Qusthalani di sekolah tersebut.[]



