SUBULUSSALAM – Untuk meningkatkan pemahaman anak usia sekolah tentang ketenagalistrikan dan Aplikasi PLN Mobile, PLN UP3 Subulussalam gelar program PLN Goes to School di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Rabu, 9 Agustus 2023.
Manager PLN UP3 Subulussalam, Hariani mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk para siswa agar mendapatkan segala informasi tentang ketenagalistrikan dan produk-produk unggulan dari PLN seperti bahaya listrik, Aplikasi PLN Mobile, dan diskon gebyar kemerdekaan agar dapat dipahami dan diinformasikan kepada lingkungan sekitar.
Dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi ini banyak informasi yang dapat disampaikan, antara lain dampak negatif bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik, kondisi pepohonan sekitar jaringan listrik, berbagai kemudahan layanan kelistrikan lewat aplikasi PLN Mobile, serta keberadaan listrik yang banyak dimanfaatkan untuk peluang usaha, seperti warung kopi, bisnis kuliner, konveksi, dan lain-lain.
“Kami berharap, para siswa yang hadir dapat memahami dan menyebarluaskan informasi tentang ketenagalistrikan dan PLN Mobile kepada keluarga dan masyarakat,” kata Hariani.

Kegiatan yang diikuti oleh 50 siswa prodi kelistrikan ini juga memberikan kesempatan kepada para siswa untuk bertanya dan berdiskusi terkait pelayanan kelistrikan agar mereka lebih memahami berbagai informasi terkait upaya PLN dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, SMK Negeri 1 Simpang Kiri yang dalam kegiatan ini diwakili oleh Nazaruddin Angkat, S.Kom, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi dan edukasi ini sangat bermanfaat, khususnya bagi siswa yang dalam sehari-harinya belajar berbagai hal terkait listrik. Menurutnya dengan kegiatan ini siswa jadi lebih memahami bahaya serta fungsi listrik dalam menunjang aktivitas sehari-hari.
“Kami mengapresiasi program PLN dalam memberikan edukasi kelistrikan kepada para siswa. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan diberbagai lokasi sekolah lainnya, agar semakin banyak para siswa yang turut peduli terhadap ketenagalistrikan,” pungkas Nazaruddin.[]



