ANKARA – Meskipun tingkat inflasi Turki meningkat pada bulan Desember 2016, analis berharap Pemerintah Turki dapat menstabilkannya dalam waktu dekat.
Ekonom Saxo Bank di Paris, Christopher Dembik, mengatakan, pihaknya memperkirakan inflasi akan stabil dalam beberapa bulan mendatang. Ia mengatakan, institut statistik Turki pada pada 4 Januari 2016, melaporkan bahwa sejumlah penyebab utama inflasi bersifat sementara, walaupun inflasi tahunan naik menjadi 8,81 persen pada Desember 2015 dari 8,1 persen pada November 2015.
Wakil Perdana Menteri Turki, Mehmet Simsek, berjanji untuk mempertahankan langkah-langkah yang solid dalam memerangi inflasi meningkat pada tahun 2016.
Pemerintah Turki telah mengambil langkah untuk menstabilkan inflasi. Salah satu tantangan adalah jatuhnya mata uang Lira Turki terhadap dolar, yang pada Rabu mencapai di atas 3 untuk mata uang AS, dari sekitar 2,96 pada Senin.
Merujuk pada Simsek, analis Christopher mengatakan, 2016 harus menjadi tahun yang berbeda dengan tingkat inflasi yang rendah. Para analis menilai Sementara, ekonom global Sumber Mitra di Istanbul, Attila Yesilada, mengatakan, sebagian inflasi tersebut didorong oleh faktor temporer. Di antaranya, kenaikan harga listrik dan gas, kenaikan pajak pada alkohol, rokok, dan ponsel.
Itulah faktor-faktor temporer yang mendorong inflasi lebih tinggi di awal tahun baru 2016. Juga penaikan upah minimum oleh pemerintah pada bulan Desember 2016 turut menambah inflasi untuk sementara, katanya.
Yesilada mengatakan, The Fed berkomitmen untuk menaikkan suku bunga dalam empat tahun ini, namun para pedagang berharap hanya dalam dua tahun.
Ekonomi Turki, Dembik, mencatat, dalam jangka menengah dan jangka panjang, reformasi struktural yang direncanakan oleh pemerintah baru diharapkan dapat membantu pertumbuhan.
Simsek mengatakan pemerintah akan mereformasikan apa yang diperlukan dalam beberapa bulan ke depan. Menurutnya, dengan cara tersebut, Turki bisa membedakan dirinya dari negara lain dengan cara yang positif. Turki berhasil tumbuh di atas rata-rata global pada 2015.
Kami mempertahankan kedisiplinan anggaran kami, tetapi tetap mengalokasikannya ke beberapa investasi yang dibutuhkan. Kami akan memperbaiki tahun ini juga,” tambah menteri.[](tyb)
Sumber: Anadolu Agency (aa.com.tr)




