ANKARA – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan tidak akan mau bertemu dengan Presiden Mesir hasil kudeta, Abdul Fattah al-Sisi. Bahkan jika Sisi menghapuskan hukuman mati untuk presiden terguling Mesir Muhammad Mursi. 

“Sikap saya sudah jelas. Saya tidak akan bertemu Sisi, bahkan ketika ia memberikan penghapusan hukuman mati buat presiden Muhammad Mursi dan pendukungnya,” ujar Erdogan seperti dikutip Middle East Monitor, kemarin.  

Kendati begitu, Erdogan mengaku tak menentang perbaikan hubungan dengan warga Mesir.  “Namun saya tidak akan menghalangi perbaikan hubungan dengan rakyat Mesir. Mereka bisa menemui menteri-menteri kami,” katanya menambahkan.

Erdogan menentang keras penggulingan petinggi Ikhwanul Muslimin (IM) Muhammad Mursi dari kursi presiden pada pertengahan 2013. Turki pun menganggap Mursi sebagai presiden yang sah.  Partai Erdogan AKP dikenal dekat dan memiliki kesamaan ideologi dengan gerakan IM di Mesir. []

Sumber: republika.co.id