JANTHO – Beberapa orang pewisata dari luar negeri, yang suka mengunjungi bendungan-bendungan di berbagai negara menyebutkan, bahwa Bendungan Keliling di Kecamatan Indrapuri (sekarang Kecamatan Cot Glie), Kabupaten Aceh Besar, Aceh, terindah di dunia. Karenanya, secara rutin ia mengunjungi tempat ini.
Menurut laman pustaka.pu.go.id, Bendungan Keliling ini berjarak 35 kilo meter dari pusat kota Banda Aceh ke arah Medan.
Sumber air Bendungan Keliling ini dari Irigasi Keliling, yang mempunyai areal persawahan seluas 4.667 Ha, yang berada di kecamatan Cot Glie, Indrapuri, Suka Makmur dan Simpang Tiga sedangkan luas areal 809 Ha terletak di kecamatan Darul Imarah.
Sungai Keliling merupakan salah satu sub-basin DPS Krueng Aceh yang mempunyai potensi air yang cukup besar untung meningkatkan penyediaan air baku dalam rangka memenuhi kebutuhan air untung Banda Aceh dan Aceh Besar.
Sumber ini juga mampu memenuhi kebutuhan air untuk irigasi Krueng Aceh Exrtension dan Krueng Jreue seluas 3.159 Ha,juga dapat menunjang peningkatan areal sawah tadah hujan menjadi sawah beririgasi teknis seluas 1.508 Ha.
Pembangunan Bendungan Keliling di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Aceh, dibangun pada tahun 2000 dan selesai tahun 2008. Tinggi di atas dasar sungai 25 meter, tinggi di atas galian – panjang puncak 689,50 meter dan lebar puncak 8 meter. Volume tubuh bendungan
Manfaat secara teknis, untuk mengembangkan areal persawahan di daerah irigasi Keuliling Hulu dan Irigasi Keuliling Hilir serta mensuplai kekurangan air di daerah irigasi Kreung Aceh Extention dan Krueng Jreue.
Bendungan Keliling pun teruntuk menambah produksi pangan dengan mengembangkan areal persawahan di daerah Irigasi Keuliling Hulu dan Irigasi Keuliling Hilir. Direncanakan jumlah keseluruhan areal persawahan yang dapat diairi oleh waduk tersebut seluas 4.790,50 Ha.
Bendungan Keliling menyuplai kekurangan air di daerah irigasi Krueng Aceh Extention dan Krueng Aceh Jreue. Juga meningkatkan keamanan terhadap banjir wilayah kota Banda Aceh dan Aceh Besar.
Bendungan ini pun berguna untuk melestarikan lingkungan dan mengembangkan pariwisata sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.
Dalam laman acehtourismagency.blogspot.co.id disebutkan, Bendungan Keuliling buatan ini berada di antara bukit-bukit. Pemandangan di sini luar biasa, gunung Seulawah dan berbagai pegunungan yang menghubungi Aceh Besar ke pantai barat Aceh, terlihat dari sini.[]


