LHOKSEUMAWE- Front Pembela Islam (FPI) Aceh menolak konser yang akan diadakan di Kota Banda Aceh beberapa hari ke depan. Hal ini mengingat Aceh sedang berduka atas wafatnya dua ulama kharismatik Ahlus Sunnah wal Jamaah.
Kami dari FPI Aceh menolak konser dari Jakarta yang akan digelar di Banda Aceh pada tanggal 30 Juli mendatang, kata Teungku Muslim Atthahiri, Ketua FPI Aceh kepada portalsatu.com, Selasa, 26 Juli 2016.
Teungku Muslim mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh untuk tidak mengeluarkan izin konser tersebut. ia meminta panitia segera membatalkan rencana konser di Banda Aceh.
Bila panita tetap mengadakan dan pemerintah memberi izin sama dengan sengaja memperolok ulama Aceh, ujar Muslim.
Padahal, menurut Muslim, Nabi mengatakan dalam hadis, “siapa yang tidak gundah dengan meninggalnya orang alim, maka dia adalah munafik”.
Kami para pecinta syariat akan mengajak umat Islam melawan orang munafik dengan segenap kemampuan, pungkas Muslim.
Merujuk pada pemberitaan sebelumnya, grup band Sheila On 7 dijadwalkan menggelar konser bertema The Light of Aceh di Taman Budaya Aceh di Banda Aceh pada 30 Juli 2016 mendatang. Sebanyak 12 lagu hits telah disiapkan band asal Yogyakarta itu. Dua artis lokal terbaik Aceh, Inverno Band dan Gerry Voice, akan menjadi penampil pembuka.(Lihat: 'The Light of Aceh', Konser Perdana Sheila On 7 di Serambi Makkah)



