BLANGKEJEREN – Sebanyak 700 guru honorer atau Pegawai Tidak Tetap Kabupaten (PPTK) Gayo Lues bakalan dibayarkan gajinya setelah melalui proses yang panjang. Para guru honorer mendesak pemerintah daerah membayarkan gaji mereka karena sangat membutuhkan uang untuk keperluan lebaran.
Desakan agar gaji guru honorer tersebut dibayarkan disampaikan melalui media sosial Facebook yang mengomentari berita portalsatu.com/ berjudul Guru Honorer Gayo Lues Pertanyakan Pencairan Gaji, Ini Kata Kadis Ppendidikan . Bermacam komentar dan keluhan guru disampaikan dan berharap agar gaji mereka dibayarkan meskipun sedang refocusing.
Kasumuddin, S.T., M.P., Kepala Dinas Pendidikan Gayo Lues, dikonfimasi kembali, Jumat, 7 Mei 2021, apakah gaji guru PTTK jadi dibayarkan sebelum lebaran atau tetap tidak bisa dibayarkan lantaran Dana Alokasi Umum (DAU) Dinas Pendidikan kena refocusing hingga Rp8 miliar? “Kami sudah membicarakan dengan pimpinan daerah, dan disetujui untuk dibayarkan,” katanya melalui pesan WhatsApp.
Kadis Pendidikan mengakui melihat skala prioritas dan hasil diskusi pimpinan dan badan terkait, akan dibayarkan dan disetujui. Saat ini, gaji guru honorer Gayo Lues sedang diproses di Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) setempat.
“Pembayaran gaji guru honorer disetujui dibayarkan selama dua bulan, SPD sudah selesai, SPP dan SPM (surat perintah membayar) sedang dalam proses. Perkiraan hari Senin siang uang sudah ada di rekening sekolah masing-masing,” kata Kadis Pendidikan.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Gayo Lues, Kasimudin, mengatakan gaji guru PTTK atau honorer dipastikan tidak akan keluar atau tak bisa dicairkan sebelum Hari Raya Idulfitri.
“Alasannya karena saat ini sedang refocusing, di mana dana untuk gaji guru PTTK itu bersumber dari DAU (Dana Alokasi Umum). Sementara posisi sekarang, 12 persen DAU Dinas Pendidikan dipotong. Jika dirupiahkan, total pemotongan DAU Dinas Pendidikan saja mencapai Rp8 miliar,” kata Kasimudin, Selasa, 4 Mei 2021.[]




