Sudah cukup banyak orang dengar cerita tentang cinta pada pandangan pertama. Tapi pasangan di India yaitu Lalita Ben Bansi dan Ravi Shankar Singh, jatuh cinta pada suara pertama. Kedua menjalin asmara lantaran Bansi salah sambung ketika akan menelepon seseorang. Singh lalu menelepon balik dan sejak itu mereka saling menelepon saban hari.

Kisah cinta pasangan ini lebih unik karena Bansi adalah seorang korban serangan air keras di wajah pada 2012. Seorang kerabat keluarga menyiramkan air keras ke wajahnya dan setelah itu dia harus mendapat 17 jahitan.

Peristiwa itu terjadi ketika Bansi datang pada acara pernikahan sepupunya di Kota Azamgarh, Negara Bagian Uttar Pradesh. Adik laki-lakinya dan sepupunya lalu bertengkar, Bansi kemudian menampar keduanya meminta mereka berhenti cekcok.

Pada waktu itu Bansi sudah dijodohkan dengan seorang lelaki dan dia akan menikah lima bulan lagi. Lima belas hari sebelum menikah, sepupunya yang ditampar itu rupanya masih menaruh dendam lalu menyiramkan air keras ke wajahnya.

“Siapa sangka serangan air keras dan 17 jahitan membuat saya menemukan cinta,” kata Bansi, 26 tahun, kepada koran the Hindustan Times, seperti dilansir the Independent, Jumat (26/5).

Bansi dan Singh, 27 tahun, pekan ini menikah di Mumbai.

“Bansi salah sambung ketikan akan menelepon tiga bulan lalu. Dia malah menelepon saya dan 15 hari kemudian saya menelepon dia,” kata Singh.

“Kami berbincang dan saya jatuh cinta dengan suaranya. Obrorlan kami lalu seputar kegiatan sehari-hari dan kemudian saya melamarnya,” ungkap Singh.

Meski belum pernah bertemu Bansi mengatakan kepada Isngh, dia adalah korban serangan air keras, tapi Singh menuturkan dia tidak masalah dengan itu.

“Saya katakan kepada dia, saya jatuh cinta kepadanya dan ingin menikah,” kata Singh.

“Banyak pasangan jatuh cinta karena melihat wajah kekasihnya tapi kemudian bercerai. Dengan Bansi, saya tidak khawatir soal wajahnya. Dia sosok yang menyenangkan. Semoga Tuhan memberkati kami seumur hidup.”[] Sumber: merdeka.com