SUBULUSSALAM – Ketua GARDA Haji Rasyid Bancin (HRB) Masjar Koni Bancin, menyampaikan mendukung pernyataan dan sikap Fraksi Rabbani agar rancangan APBK dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan pertimbangan agar tepat sasaran.
"Kita ketahui bersama bahwa Subulussalam memiliki banyak sekali problem dalam hal gaji baik itu honorer perangkat desa, insentif kesehatan, Gaji Dokter Spesialis dan lainnya, kita ingin permasalahan tersebut segera dapat terselesaikan dengan baik dan bijak," kata Masjar Koni Bancin dalam siaran persnya diterima portalsatu.com/, Senin, 13 Januari 2025.
"Kami juga sepakat dengan pernyataan Fraksi Rabbani agar Pj. Wali Kota Subulussalam dan TAPK membuka secara rinci berapa jumlah utang pemko Subulussalam tahun 2023 dan 2024 agar dapat diselesakan secara perlahan," sambung Masjar Koni.
Menurutnya, dalam sepekan ini masalah Rancangan APBK 2025 ini banyak diberitakan, secara umum terlihat jelas adanya pihak tertentu yang tergesa-gesa agar APBK 2025 segera disahkan untuk kepentingan kelompok dan golongannya, tanpa mempertimbangkan nilai-nilai kepentingan umum masyarakat Kota Subulussalam.
"Dengan analisa itulah kita tidak ingin APBK 2025 disalah gunakan oleh pihak tertentu, supaya devisit Kota Subulussalam dapat ditekan di bawah kepemimpinan Haji Rasyid Bancin dan Nasir Kombih," pungkas Masjar Koni.[]



