BLANGKEJEREN – Masyarakat Kabupaten Gayo Lues yang tergabung dari beberapa unsur kembali membentuk pengurus Komite Persiapan Pembentukan Provinsi (KP3) Aceh Leuser Antara (ALA). pembentukan pengurus KP3 ALA Gayo Lues itu berlangsung dalam rapat di Aula Rajawali Blangsere, Minggu, 4 Mei 2025.

H. Ibnu Hasim, mantan Bupati Gayo Lues dua periode yang kini anggota DPRK, mengatakan pembentukan pengurus KP3 ALA Gayo Lues dilakukan karena ketua dan bebebrapa orang pengurus sebelumnya sudah almarhum.

“Perlu kami sampaikan bahwa perjuangan Provinsi ALA ini sudah dilakukan sejak 26 tahun yang lalu. Ketika saya menjadi bupati, pada tahun 2008 yang lalu sempat saya prakarsai kepala desa dan pemuda ke Jakarta untuk menyampaikam aspirasi,” kata Ibnu Hasim di hadapan 60 orang yang hadir dalam rapat itu.

Dari dulu hingga sekarang ada enam kabupaten/kota yang setuju bergabung dengan pembentukan Provinsi ALA. Yaitu, Kabupaten Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Bener Meriah, Singkil, dan Kota Subulussalam.

Ketua Formatur KP3 ALA Gayo Lues, H. Idris Arlem, mengatakan pejuang ALA harus meminta dukungan dari semua pihak. “Karena tanpa dukungan, sangat mustahil ALA bisa terbentuk”.

H. Bahrun Porang, mantan Ketua DPRK Gayo Lues, yang berjuang dalam pembentukan Provinsi ALA sejak 26 tahun silam, juga membacakan sejarah singkat perjuangan pembentukan ALA, mulai dari pertemuan awal di Berastagi, Sumatera Utara hingga penandatanganan kesepakatan ibu kota di Gayo Lues oleh enam ketua DPRK.

“Perjuangan ini penuh dengan pengorbanan, dan jangan terlalu berharap ada yang membantu,” katanya.

Adapun susunan pengurus KP3 ALA Gayo Lues yang terpilih: Ketua H. Idris Arlem, Sekeretaris Nurhayati Sahali, dan Bendahara Hardansyah.[]