BANDA ACEH – Salah satu komunitas yang ada di Banda Aceh, komunitas breakdance mengatakan deklarasinya untuk merapat dalam barisan relawan Sajan Illiza, Sabtu, 25 Juni 2016.

Anggota komunitas breakdance Banda Aceh, Sobray Syahputra mengatakan alasan mereka mendeklarasikan diri untuk Illiza, karena saat ini menurutnya Bunda Illiza telah mensupport acara breakdance.

“Kita sangat berterima kasih atas kukungan dari Bunda Illiza selaku Wali kota Banda Aceh, karena selama ini telah memperhatikan komunitas breakdance,” ujarnya.

Pada Sabtu sore kemarin, puluhan anggota komunitas bersama relawan Sajan Illiza juga melakukan pembagian takjil di Simpang Lima Banda Aceh. Perform mereka ikut dikawal pihak kepolisian setempat, sementaran pembagian takjil berjalan tertib.

Takjil berupa kanji rumbi tersebut dibagi sebanyak 200 kotak, hal itu dilakukan sebagai upaya saling berbagi di bulan Ramadan.

Sobray mengatakan, kegiatan positif seperti ini dapat menjauhkan anak muda dari perilaku narkoba, karena anak muda aktif melakukan kegiatan positif. “Alhamdulillah apa yang kita lakukan hari ini disambut baik pengguna jalan di Banda Aceh,” timpalnya.

Acara yang dikemas sederhana namun menyedot perhatian pengguna jalan ini terbilang cukup sukses.

Usai pembagian takjil, relawan Sajan Illiza bersama komunitas breakdance ikut melakukan buka puasa bersama.

Sebelumnya, pada 21 Juni 2016, seratusan anak muda kota Banda Aceh yang tergabung dalam komunitas skateboard Banda Aceh juga mendeklarasikan diri 'Sajan Illiza'. Mereka menyatakan dukungannya kepada Illiza Sa'aduddin Djamal untuk kembali menjadi Wali Kota Banda Aceh periode 2017- 2022.[](rel)