LHOKSEUMAWE – Gubernur Aceh Irwandi Yusuf berharap Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe mengoptimalkan potensi dimiliki kota ini untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Saya berharap Wali Kota Suaidi Yahya dan Wakil Wali Kota Yusuf Muhammad mampu mengoptimalkan itu (potensi daerah) untuk PAD. Gaji saudara ditentukan PAD ini, dan juga gaji anggota dewan,” ujar Gubernur Irwandi dalam pidatonya usai melantik wali kota dan wakil wali kota periode 2017-2022 dalam rapat paripurna istimewa DPRK Lhokseumawe, Rabu, 12 Juli 2017.
Untuk diketahui, PAD Lhokseumawe selama ini masih sangat kecil, sekitar 6-7 persen dari total pendapatan daerah. Itu sebabnya, Lhokseumawe saban tahun memiliki ketergantungan sangat besar terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.
Irwandi menyebutkan, Lhokseumawe memiliki potensi sebagai jalur distribusi perdagangan di pesisir utara Aceh lantaran letaknya sangat strategis. Kata dia, Lhokseumawe juga punya potensi besar di sektor perikanan dengan hasil tangkapan ikan mencapai lebih 7.000 ton per tahun.
Semua potensi ini tentu modal berharga bagi pengembangan Lhokseumawe ke depan, ujar Irwandi.
Gubernur Aceh juga mengingatkan kepada Suaidi-Yusuf, sebagai pemimpin pilihan rakyat, keduanya harus membuktikan mampu membawa perubahan di kota ini sebagaimana dijanjikan saat pilkada lalu.
Usai pelantikan wali kota dan wakil wali kota Lhokseumawe, Gubernur Irwandi kepada para wartawan mengatakan, Lhokseumawe merupakan kota industri. Sektor industri, kata dia, selalu berkaitan dengan investasi. Tolong jaga suasana yang cocok untuk investasi, ujar Irwandi berpesan kepada Suaidi-Yusuf.
(Program) untuk rakyat. Rakyat kan hidup di dua hal, perikanan dan pertanian. (Lhokseumawe) namanya kota, tapi punya banyak kampung juga. Untuk pertanian saya minta ikut program saya saja, meugoe ngon meulaot, kata Irwandi.[](idg)



