SUBULUSSALAM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 TNI di Kota Subulussalam dirangkai dengan gerakan pangan murah dilaksanakan di Lapangan Sada Kata, Sabtu, 5 Oktober 2024.

Gerakan pangan murah ini dipantau langsung Pj Wali Kota Subulussalam, Azhari, S. Ag., M.Si bersama Dandim Letkol Inf Un Wahyu Nugroho usai Upacara HUT ke-79 TNI di Lapangan Sada Kata.

Pasar murah dalam rangka pengendalian inflasi ini menyediakan 800 sak beras SPHP isi 5 kilogram dengan harga Rp61 ribu. Minyak goreng isi dua liter seharga Rp32 ribu sebanyak 300 bungkus dan gula pasir Rp12 ribu per kilogram sebanyak 300 kilogram.

Berikutnya, telor ayam Rp42 ribu per papan sebanyak 300 papan, dua kilogram ayam Rp42 ribu sebanyak 300 ekor, daging sapi Rp130 ribu per kilogram sebanyak 300 kilogram dan cabe merah Rp20 ribu per kilogram sebanyak 300 kilogram.

Azhari memantau jalannya gerakan pangan murah menyediakan daging sapi seharga Rp130 per kilogram di Lapangan Sada Kata, Kota Subulussalam Sabtu, 5 Oktober 2024. Foto: portasatu.com/sudirman

Pj Wali Kota Subulussalam, Azhari mengatakan gerakan pangan murah sebagai tanggung jawab pemerintah daerah untuk pengendalian inflasi, yang saat ini masih di bawah standar nasional, di bawah 2,5 persen. Dijelaskan pada minggu ketiga September angka inflasi di Kota Subulussalam terus mengalami penurunan dari 0,39 dan menjadi 0,10 pada minggu keempat.

“Ini sebagai upaya kerja sama Forkopimda setiap saat melakukan pemantauan terhadap harga komoditi barang di sekitar pasar yang ada di Kota Subulussalam,” ungkap Azhari didampingi Kepala Dinas Pangan H. Badalsyah, Kabag Ekonomi Khairulsyah dan Kabag Prokopim Setdako Kiplan.

Ia berharap Pemko Subulussalam tetap bisa mengendalikan inflasi supaya masyarakat memperoleh harga komoditi barang sesuai yang diinginkan dan stok pangan aman di kota ini.

Azhari menambahkan, Pemko Subulussalam juga berkolaborasi dengan daerah-daerah sentral utama penghasil beras, daerah penghasil banyak ikan, termasuk cabe dan bawang merah, bekerja sama dengan Gayo Lues upaya pengendalian inflasi.

Selain itu, pemerintah terus memantau ketersediaan beras di Bulog, serta melakukan sidak rutin ke pasar-pasar, agar harga kebutuhan pokok dapat terkendali, diperkuat dengan rapat rutin Forkopimda membahas berbagai isu terkait pengendalian inflasi di Kota Subulussalam.

Dandim Letkol Inf Un Wahyu Nugroho mengatakan, dalam peringatan HUT TNI di Subulussalam diisi dengan kegiatan positif bagi masyarakat, salah satu melaksanakan operasi pasar murah. Hal ini, kata Dandim dikarenakan terhadap beberapa item barang di pasaran mulai terjadi inflasi, sehingga segara diantisipasi dengan kegiatan pasar murah menyediakan bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat.[]