BANDA ACEH Ikatan Mahasiswa Kota Banda Aceh (Ikamba) berharap debat kandidat paslon wali kota Banda Aceh nanti lebih memfokuskan pada pokok persoalan di Banda Aceh. Seperti terkait dengan pelayanan publik, arah pembangunan kota dan pembinaan karakter masyarakat.
Mungkin untuk debat selanjutnya kami menginginkan debat yang lebih produktif dan alot. Untuk itu mungkin ada beberapa permasalahan Kota Banda Aceh yang kami kira perlu didebatkan atau didiskusikan oleh calon nantinya, kata Rachmad Muchliyan, Ketua Umum Ikamba, kepada portalsatu.com, Selasa, 24 Januari 2017.
Muchliyan menjelaskan, tema yang mereka gagaskan ini sangat perlu untuk diperdebatkan karena dianggap hal yang paling mendasar untuk membuat masyarakat nyaman. Ia juga menyarankan agar pembangunan kota diarahkan pada ekonomi kreatif dan pembinaan karakter masyarakat.
“Pemerintah harus mendukung penuh kegiatan ekonomi masyarakat untuk meningkatkan perekenomian serta menurunkan tingkat kesenjangan dan pengangguran di dalam masyarakat.”
Sementara terkait pembinaan karakter masyarakat, menurutnya sangat penting sebagai kota yang bersyariat. Banda Aceh kata dia, tidak hanya membutuhkan pemimpin yang baik atau religius, tetapi juga mampu menciptakan masyarakat yang religius.
Muchliyan berharap para calon tidak banyak berjanji pada debat nanti apabila pada kenyataanya diingkari.
Pemimpi harus bisa memberikan pencerdasan kepada masyarakat terkait dengan pembangun yang berkelanjutan, yang sekali lagi harus mengutamakan kebutuhan serta kepentingan masyarakat, kata Muchliyan.[]
Laporan Mhd Saifullah



