SIGLI – Inflasi Aceh selama tahun 2015 berlaju baik, baik secara kontek Aceh maupun nasional. Inflasinya sebesar 1,53 persen (yoy). Angka itu jauh lebih rendah jika dibandingkan laju inflasi nasional sebesar 3,35 persen.

Hal itu dikatakan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh, Ahmad Farid, pada acara Rapat High Level TPID Provinsi Aceh Triwulan I Tahun 2016, di Oprooms kantor Bupati Pidie, Rabu, 16 Maret 2016. 

“Kita bersyukur atas capaian Inflasi Aceh yang rendah tahun 2015.Aceh menunjukkan tren yang menurun baik Nasional maupun skala provinsi,” terangnya. 

Capaian Inflasi Aceh yang rendah, menurutnya, tidak terlepas dari peran dan kinerja TPID Aceh dengan program dan kegiatan yang telah dilakukan di tahun 2015, di antaranya, pelaksanaan operasi pasar, diseminasi informasi harga kepada masyarakat dan petani, serta upaya pengendalian ekspektasi inflasi melalui komunikasi kepada masyarakat.

“Capaian Inflasi cukup baik, tapi untuk mempertahankannya membutuhkan kerja sama semua sektor agar pertumbuhan kestabilan harga terjaga,” imbuhnya.

Kegiatan tersebut dibuka Wakil Bupati Pidie, M.Iriwan, Se, dihadiri Kapolres Pidie, AKBP Muhajir, SIK, MH, Wakil Ketua DPRK Pidie, Usman, Kepala Biro Pemerintah Aceh dan seluruh pimpinan perbankan di Aceh.[](tyb)