SIGLI – Masyarakat Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie siap menangkan pasangan calon bupati-wakil bupati Sarjani-Alzaizi di Pilkada 27 November 2024. Alasan mereka untuk melanjutkan program yang tertunda.
Masyarakat Batee minta kepada Sarjani jika terpilih agar menuntaskan saluran pengairan Batee dari Rajui untuk kebutuhan petani, sehingga tidak lagi kesulitan air saat menggarap sawah mereka.
Tgk. Abdullah, tokoh agama Kecamatan Batee dalam pertemuan silaturahmi dengan Sarjani Abdullah di Gampong Teupin Raya, Kecamatan Batee, Kamis, 24 Oktober 2024, mengatakan dirinya mewakili tokoh dan masyarakat Batee menyatakan dukungan penuh kepada Sarjani Abdullah-Alzaizi untuk memimpin Pidie periode 2025-2030.
“Kami sangat berharap jika Allah mengizinkan Abu Sarjani dan Alzaizi sebagai pemimpin Pidie, saluran pengairan dari waduk Rajui ke persawahan Batee selesai, sehingga kebutuhan air petani terpenuhi,” ungkap Tgk. Abdullah disambut teriakan “hidup Sarjani” dari ratusan simpatisan.
Dalam pertemuan yang ihadiri Juru Bicara Komite Mualimin Aceh (KMA), Ridwan alias Raja Wan, dan para ketua partai pengusung dan pendukung tersebut, Tgk. Abdullah juga menaruh harapan besar kepada Sarjani-Alzaizi untuk melanjutkan pembangunan pabrik semen yang saat ini sudah terhenti. Padahal pabrik semen itu sangat bermanfaat bagi peningkatan perekonomian warga lokal.
“Kami mohon pembangunan pabrik semen yang dimulai saat Bupati Sarjani periode 2012-2017. Tetapi saat pergantian bupati, pembangunan mulai terhenti sekitar tujuh tahun. Ini harus menjadi program prioritas jika terpilih,” ujar Abdullah.
Menanggapi permintaan dan harapan masyarakat Batee tentang saluran pengairan dan pabrik semen, Sarjani mengaku program tersebut merupakan prioritas bagi pasangannya jika dipercayakan kembali memimpin Pidie.
“Dari dulu saat kami memimpin Pidie, waduk Rajui dibangun untuk memenuhi kebutuhan air persawahan di Kecamatan Padang Tiji, Grong-Grong dan Batee, bahkan saat itu terkendala sedikit masalah pembebasan lahan. Namun setelah kita musyawarah untuk mencari jalan keluar, kami tidak lagi bisa melanjutkan karena tidak lagi sebagai bupati saat itu,” kata calon bupati diusung PA, Gerindra dan Golkar tersebut.
Begitu juga dengan pabrik semen, lanjut Sarjani, dirinya sangat serius untuk melanjutkan pembangunan melalui investor. Karena dengan adanya pabrik semen, otomatis sudah tertampung tenaga kerja lokal sehingga mengurangi pengangguran yang saat ini masih menjadi problem utama.
“Kehadiran pabrik semen menjadi pendongkrak ekonomi masyarakat kita. Pemuda dan pemudi yang memiliki skill akan tertampung di perusahan. Daerah juga mendapatkan pendapatan dari industri. Maka, kami siap mengambil langkah untuk mengajak investor agar melanjutkan pembangunan pabrik semen yang saat ini terbengkalai,” kata Sarjani di hadapan ratusan masyarakat setempat.[](Zamahsari)




