LHOKSUKON – Debat publik atau debat kandidat pasangan calon (paslon) bupati/wakil bupati Aceh Utara yang digelar di GOR Lhoksukon pagi tadi sempat ricuh, Minggu, 8 Januari 2017.

Pasalnya, paslon nomor urut 2, Ir. M Nasir – T. Muttaqin memprotes isi visi dan misi yang dibacakan paslon nomor urut 4, Fakhrurrazi H. Cut – Mukhtar Daud (FA-TAR).

Visi dan misi yang dibacakan FA-TAR, dianggap tidak sesuai dengan apa yang pernah dibacakan pada dewan dalam rapat umum beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal itu, Fakhrurrazi H. Cut atau yang akrab disapa F Rozi menyebutkan, tidak ada yang salah dengan visi dan misi yang dibacakan dalam debat publik tadi.

“Waktu yang diberikan moderator untuk penyampaian visi dan misi itu hanya dua menit. Dengan waktu sesingkat itu, kami merangkum visi-misi kami dan memberikan ke KIP. Itu sudah cukup jelas. Intinya, FA-TAR sudah menjalankan apa yang diarahkan oleh KIP,” kata F Rozi yang ditemui portalsatu.com usai debat kandidat.

Cabup Aceh Utara nomor urut 4 itu melihat, hal itu bukanlah persoalan yang besar. Karena masyarakat sudah bisa menilai visi-misi FA-TAR.

“Harapan terbesar kami, masyarakat dapat memilih pemimpin yang bijak dan mampu mensejahterakan rakyat,” katanya.

Pantauan portalsatu.com di lokasi, kericuhan itu terjadi usai FA-TAR membacakan visi-misi. Saat moderator akan melanjutkan acara ke sesi berikutnya, pasangan M Nasir – Muttaqin langsung memprotes apa yang dibacakan FA-TAR.

Kericuhan itu terjadi lebih dari 15 menit. Para komisioner KIP dan Panwaslih Aceh Utara ikut naik ke atas panggung untuk meredakan keributan. Ditambah lagi sorak-sorakan dari para pendukung masing-masing paslon, yang membuat suasana semakin riuh.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata atau Untung Sangaji yang berada di lokasi ikut naik ke atas panggung. Ia meminta paslon untuk bersikap tenang dan kembali melanjutkan debat publik ke sesi berikutnya. Namun demikian paslon nomor urut 2 tetap bersikeras, bahwa yang dibacakan FA-TAR tidak sesuai dengan yang pernah dibacakan sebelumnya.

Tak berapa lama kemudian, beberapa personel polisi bersenjata lengkap ikut masuk ke dalam ruang debat publik. Mereka terlihat berjaga-jaga di sisi kiri dan kanan panggung. Suasana sempat riuh, hingga akhirnya reda dan debat kembali dilanjutkan dan selesai sekitar pukul 12.25 WIB.[]