LHOKSEUMAWE – Pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyatakan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi melalui barcode dalam program subsidi tepat sasaran merupakan program yang dijalankan secara nasional di Indonesia.
Officer Communication Relations Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Imam Muhammad, saat silaturahmi awak media di salah satu kafe Lhokseumawe, Selasa, 25 Februari 2025, mengatakan pihaknya bertugas selaku operator yang diberikan penugasan oleh pemerintah dalam pendistribusian BBM JBT (biosolar) dan JBKP (pertalite). Terkait kebijakan subsidi tepat, pemerintah daerah dapat menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait kebijakan ini.
“Pembelian BBM subsidi biosolar dan pertalite menggunakan barcode merupakan suatu mekanisme pencatatan elektronik, agar pertamina dapat melaporkan kepada pemerintah siapa saja pengguna BBM bersubsidi,” kata Imam.
Baca juga: Wali Kota Sayuti Dukung Hapus Barcode BBM
Menurut Imam, hingga saat ini di Provinsi Aceh jumlah kendaraan yang sudah terdaftar dalam program subsidi tepat sasaran BBM biosolar terdapat 71.775 kendaraan. Sedangkan untuk BBM pertalite sebanyak 150.413 kendaraan.
“Tujuan utama dalam program ini adalah agar BBM subsidi tepat sasaran sesuai ketentuan aturan dan kuota yang ditetapkan, mencegah serta meminimalisir penyelewengan BBM subsidi,” ujar Imam Muhammad.
Lihat pula: Lantik Bupati-Wabup Aceh Singkil, Mualem: Kebijakan Hapus Barcode BBM Didukung Sejumlah Gubernur.[]



