LHOKSEUMAWE – Pihak Polres Lhokseumawe belum menerima laporan resmi terkait kejadian pecahnya pintu kaca Ruangan Keuangan Sekretariat DPRK Lhokseumawe.
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, menjawab portalsatu.com/ melalui WhatsApp, Kamis, 10 Maret 2022, menjelang siang, mengatakan, “Kita cek dulu ya”.
Kapolres menyampaikan itu saat dikonfirmasi apakah pihak Polres Lhokseumawe sudah mendapatkan informasi kejadian tersebut? Apakah sudah dilakukan penyelidikan?
Dikonfirmasi lewat WA, Kamis, sekitar pukul 13.55 WIB, Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Zeska Julian Taruna Wijaya, menyebutkan sampai saat ini belum ada laporan polisi (LP) yang terbit terkait hal itu.
Ditanya kalau belum ada LP, belum dapat dilakukan penyelidikan, misalnya memeriksa CCTV di Kantor DPRK itu? “Secara resmi dari LP belum, namun tetap kami pulbaket (Pengumpulan bahan keterangan, red),” kata Zeska.
Pantauan portalsatu.com/, Kamis siang, pintu kaca yang pecah berkeping-keping telah dicopot oleh pihak Sekretariat DPRK Lhokseumawe.
Pecahan kaca di lantai juga sudah dibersihkan.
Menurut satu sumber, pintu tersebut sedang diperbaiki atau dipasang kaca yang baru. “Karena Ruangan Keuangan tidak boleh dibiarkan pintunya rusak, rawan,” ucap sumber itu.
Diberitakan sebelumnya, pintu kaca Ruangan Keuangan Sekretariat DPRK (Setwan) Lhokseumawe, pecah berkeping-keping. Diduga perusakan tersebut terjadi pada Rabu, 9 Maret 2022, antara sore hingga malam.
Sekwan Lhokseumawe, Hanirwansyah, dikonfirmasi portalsatu.com/ lewat telepon genggam, Kamis, mengatakan ia berada di rumahnya, belum masuk kantor. “Saya kurang sehat. Saket ulee (sakit kepala), flu, demam,” ucapnya.
Dia mengaku belum mengetahui kejadian pecahnya pintu kaca Ruangan Keuangan Setwan. “Kapan kejadian? Saya pulang (dari kantor) sekitar pukul empat sore kemarin tidak ada kejadian apapun. Kaca apa, pencuri ya? Saya cek dulu pada Pak Safri (Kabag Keuangan Setwan),” ujar Hanirwansyah.
Baca: Pintu Kaca Ruangan Keuangan DRPK Lhokseumawe Pecah, Ada Apa?
[](red)





