REDELONG – Sebuah granat dilaporkan meledak dalam mobil dinas Ketua Komisi A DPRK Bener Meriah Mansyur, Sabtu, 17 September 2016, sekitar pukul 16.30 WIB.
Kapolres Bener Meriah AKBP Deden Somantri melalui Kasat Reskrim AKP Suparwanto dihubungi portalsatu.com, Sabtu malam, mengatakan, mobil tersebut membawa keluarga Ketua Komisi A DPRK Bener Meriah, Mansyur.
Data diperoleh portalsatu.com dari Suparwanto, ada tujuh penumpang dalam mobil itu, termasuk sopir. Seorang korban yang merupakan bocah laki-laki meninggal dunia, sedangkan enam lainnya mengalami luka-luka.
Para korban adalah Aulia, 22 tahun, sopir, Kiki, 8 tahun, meninggal dunia. Kiki merupakan anak dari Mansyur. Lalu, Nurma, istri Mansyur.
Berikutnya, Sertu Hasimi, anggota Babinsa Koramil Pondok Baru, Fauziah, istri Sertu Hasimi, Intan, 7 tahun, dan Parhan, 10 tahun, keduanya anak dari Sertu Hasimi.
“Kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ucap Suparwanto.
Sebelumnya diberitakan, granat meledak saat mobil itu melaju dari arah Bireuen menuju Bener Meriah, tepatnya di Dusun Manderek, Desa Alur Punti, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah.
Mobil Innova warna hitam pelat merah BL 136 Y itu merupakan kendaraan dinas Mansyur, Ketua Komisi A DPRK Bener Meriah.[](idg)

