REDELONG – Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Bener Meriah, Iwan Kurnia, membenarkan jika dirinya memukul Komisioner KIP Anwar Hidayat, Rabu, 7 September 2016, malam.
Insiden itu, kata Iwan Kurnia, dipicu sikap Anwar yang terkesan menantang saat menjawab pertanyaannya terkait perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan, Panitia Pemungutan Suara dan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih. Data tersebut, kata dia, sudah dipublikasikan di website KIP Bener Meriah oleh Anwar Hidayat.
“Meski begitu saya juga harus pegang datanya, dan data itu sudah saya minta sejak selesai rekrutmen, tapi sampai kemarin tidak juga diberikan. Dan saudara Anwar juga menyuruh saya membuat data itu sendiri dengan nada yang tidak etis. Alasan saat saya minta selalu data itu di rumah,” kata Iwan ditemui portalsatu.com, Kamis, 8 September 2016.
Iwan turut membidangi Divisi Program dan Data. Atas dasar itulah Iwan menilai ia patut memperoleh data dari kegiatan yang diselenggarakan Anwar selaku Divisi Humas dan Sumber Daya Manusia.
Bahkan, kata Iwan Kurnia, Kasubbag Program dan Data serta beberapa staf operator di Sekretariat KIP BM, tidak mengantongi data PPK, PPS dan PPDP itu. (Baca: Ketua KIP Bener Meriah Diduga Pukul Komisioner)
Data tersebut diklaim Iwan Kurnia, saat ini dikelola secara pribadi oleh Anwar Hidayat. Iwan juga mengutarakan alasannya meminta data PPK, PPS dan PPDP yang telah direkrut oleh Anwar selaku Divisi Humas dan SDM.
Menurutnya, perekrutan tenaga PPK, PPS dan PPDP yang dilakukan Anwar sarat dengan kepentingan. Disebutkan, beberapa peserta PPK, PPS dan PPDP yang seyognyanya tidak lulus, namun saat pengumuman beberapa orang itu dinyatakan lulus menjadi petugas.
“Masyarakat tanya dan keluhkan masalah-masalah itu kepada saya selaku ketua, tapi saya tidak tahu karena data dan laporan dari saudara Anwar tidak ada. Lantas saya mau jawab apa dan harus bagaimana pertanggungjawaban saya kepada masyarakat yang mengadukan perihal itu,” ujar Iwan.
“Ini seperti sudah di-setting (diatur), dan saya pun juga terpancing emosi. Analisa saya, ada pihak yang tidak senang saya menjadi Ketua KIP BM dan ingin digantikan dengan ragam kepentingan,” katanya.[](ihn)



