LHOKSEUMAWE – Ketua BEM Universitas Malikussaleh (Unimal) Rozy Noval menyebut Unimal perguruan tinggi yang berada di posisi nomor dua terbaik di Aceh. Akan tetapi, menurut Rozy Noval, peringkat tersebut ternyata tidak memberikan kontribusi terbaik untuk peningkatan kualitas ataupun pengakuan dari negara. Pasalnya, Unimal sampai saat ini belum terakreditasi oleh BAN-PT.
Menurut Rozy, BAN-PT merupakan lembaga negara yang memberikan penilaian terhadap perguruan tinggi (PT) terkait kualitas dan hal-hal lainnya yang dianggap bahwa PT tersebut sudah berhak untuk diberikan pengakuan keberadaannya.
Selanjutnya, yang sungguh sangat kita sayangkan adalah kenapa setelah sekian tahun lamanya kampus tersebut tidak juga terakreditasi, yang pada akhirnya merugikan lulusan-lulusan di kampus tersebut. Karena faktanya dari sekian banyak penerimaan karyawan perusahaan, salah satu syaratnya adalah ijazah mereka terakreditasi secara institusi dan Universitas Malikussaleh belum mendapat itu, apa yang menyebabkan hal tersebut, tulis Rozy melalui siaran pers diterima portalsatu.com, Jumat, 26 Februari 2016.
Namun, Rozy melanjutkan, yang perlu diketahui oleh banyak pihak, Insyaaallah, secara hukum institusi kita tidak masalah dengan belum terakreditasi, karena telah memenuhi unsur point 3 dan 5 dari SE Dikti No.194/E.E3/AK/2014. Karena kita telah bawa semua yang diminta BAN-PT tersebut. Tanda terima surat rektor di BAN-PT tanggal 27/06/2014.
Rozy menyebut dengan kondisi saat ini dari 30 prodi ada 9 prodi terakreditasi C dan itu 7 prodi ada di FT. Ditambah 9 prodi baru juga terakreditasi C, maka ada 18 dari 30 prodi di Unimal itu C. Itu lebih dari 60 persen prodi-prodi kita terakreditasi C, bagaimana institusi kita terakreditasi lebih baik. Pondasinya adalah prodi-prodi. Jadi, bagaimana secara institusi akan meningkat akreditasnya, sedangkan sangat banyak prodi yang masih belum melakukan reakreditas yang di bawah wewenang dekan dan kajurnya masing-masing, tulisnya.
Tim pengurusan akreditasi Unimal, kata Rozy, beberapa hari lalu sudah mengurus berkas-berkas yang diperlukan untuk peningkatan akreditasi ke BAN-PT. Dan sejak kepengurusan tersebut yang menjadi kendalanya adalah berkas yang dibutuhkan ada di jurusan dan fakultas-fakultas, tetapi jurusan dan fakultasnya tidak memiliki apa yang dibutuhkan, tulis dia lagi.
Akan tetapi, menurut Rozy, yang dibutuhkan tersebut akhirnya bisa dipenuhi dan AIPT sudah di BAN-PT. Berdasarkan keterangan dari BAN-PT, kata dia, antara April atau Mei BAN-PT akan melakukan visitasi.
Kita tunggulah visitasi. Jadi, sekarang Unimal harus mempersiapkan diri untuk menyambut tim visitasi agar diberi kemudahan bisa terakreditasi lebih baik. Dan semua itu tidak terlepas dari dukungan dari mahasiswa, alumni dan yang berkaitan dengan hal tersebut. Waktu kita mungkin dua bulan saja untuk menyiapkan diri menanti visitasi dari BAN-PT, kalau semua bersatu padu saya yakin penilaian akan lebih baik, tulis ketua BEM Unimal ini.[] (rel)



