BLANGKEJEREN – Tim Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) akan segera mengambil tindakan terkait adanya Harimau Sumatra yang memangsa dua ekor hewan ternak jenis sapi di desa Akul, Kecamatan Blangjeranggo, Kabupaten Gayo Lues.
Kepala Seksi Wilayah III TNGL Blangkejeren, Ali Sadikin, Selasa, 27 Mai 2025, mengatakan meskipun Harimau Sumatra di Desa Akul tidak berhubungan langsung dengan Harimau Sumatra bernama Senja, TNGL responsif terkait kejadian di Desa Akul.
“Saat ini tim TNGL dan mitra sedang menyiapkan kamera trap untuk melakukan monitoring di lapangan yang akan memasang delapan unit kamera trap, dengan metode berpasangan dengan output mengetahui fakta lapangan apakah harimau yang dibicarakan masyarakat benar adanya,” katanya menjawab wartawan melalui pesan WhatsApp.
Dijelaskan Ali Sadikin, pemasangan kamera akan dilakukan selama dua hari di daerah Desa Akul, dan akan diketahui delapan hari ke depan hasilnya apakah benar ada harimau di lokasi tersebut seperti isu di masyarakat.
“Kalau benar adanya pasti terecord kamera petugas dan kami akan mengetahui kondisi reel harimau di lapangan, dan hasil kamera akan menentukan kebijakan apa yang akan kami ambil selanjutnya untuk proses mitigasi pasca hasil kamera” ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Gayo Lues Suhaidi S.Pd., M.Si., meminta kepada TNGL segera mengambil tindakan terhadap Harimau Sumatra yang memangsa dua hewan ternak warga Desa Akul, sehingga warga bisa kembali beraktifitas ke ladang untuk memenuhi kebutuhannya.[]




