BANDA ACEH – Inovasi Gelang Deteksi Bencana karya tim mahasiswa Jurusan Teknik Elektro (JTE) Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) meraih juara pertama kategori Written Futuristic Ideas on Disaster dalam kompetisi internasional U-Dare 2024 digelar Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh.

Tim mahasiswa JTE PNL itu ialah Khairul Basyir (Program Studi Teknologi Rekayasa Mekatronika), M. Fikri Abdillah (Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol), dan Alda Febrina (Program Studi Teknologi Elektronika). Ketiga mahasiswa ini di bawah bimbingan dosen PNL, Yusman, S.T., M.T.

Direktur PNL, Ir. Rizal Syahyadi, S.T., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN.Eng., APEC.Eng., mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya atas prestasi gemilang diraih tim mahasiswa JTE dalam kompetisi internasional U-Dare 2024 itu.

“Prestasi ini menegaskan kemampuan mahasiswa PNL untuk bersaing di kancah internasional, sekaligus memperlihatkan kontribusi nyata mereka dalam menghasilkan inovasi penanggulangan bencana,” kata Rizal Syahyadi dalam keterangannya, Senin, 21 Oktober 2024.

Rizal Syahyadi menyebut pentingnya kompetisi ini sebagai ajang pembuktian kualitas akademik dan kreativitas mahasiswa PNL. “Keberhasilan ini adalah bukti nyata dari kerja keras mahasiswa dan pembimbing yang tak kenal lelah, serta dukungan penuh dari institusi. Kami sangat bangga atas pencapaian ini dan berharap prestasi ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi di masa mendatang,” ujarnya.

Menurut Rizal Syahyadi, hasil ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi PNL, tetapi juga memperlihatkan bahwa pendidikan vokasi mampu melahirkan solusi yang relevan bagi isu global seperti mitigasi bencana.

Ketua Jurusan Teknik Elektro PNL, Yassir, S.T., M.Eng., mengatakan dalam kompetisi bergengsi tersebut, ketiga mahasiswa tergabung dalam Tim Polirobocom PNL itu menampilkan karya ilmiah berjudul “Multifunctional Disaster Alert Bracelet”, perangkat multifungsi yang mampu mendeteksi gempa dan memberikan peringatan dini kepada pengguna. “Gelang ini juga dilengkapi fitur untuk mengirimkan sinyal lokasi korban di bawah reruntuhan kepada tim penyelamat, mempermudah proses evakuasi,” ungkapnya.

Yassir menjelaskan dalam presentasi grand final di Gedung AAC Dayan Dawood USK, Tim Polirobocom PNL tidak hanya menyajikan konsep mereka secara teoritis, tetapi juga menampilkan prototipe fungsional dari gelang tersebut. “Prototipe ini mendapat apresiasi tinggi dari dewan juri karena merupakan implementasi langsung dari ide futuristik yang diajukan dalam karya ilmiah mereka”.

“Karya tulis dan demonstrasi prototipe yang mereka hasilkan menunjukkan komitmen mereka dalam menciptakan solusi inovatif yang dapat diterapkan di lapangan,” tutur Yassir.

Menurut Yassir, kompetisi U-Dare 2024 terdiri dari dua tahap, yaitu seleksi karya ilmiah secara daring dari 25 Juni hingga 25 Juli 2024, dan grand final diselenggarakan di USK pada 18-20 Oktober 2024. “Kategori Written Futuristic Ideas on Disaster ini menantang mahasiswa untuk menghasilkan ide-ide kreatif dan solusi terkait dengan penanganan bencana”.

“Kami sangat bersyukur atas dukungan penuh dari Direktur dan Wakil Direktur PNL, yang telah memberikan fasilitas dan motivasi kepada tim mahasiswa kami hingga mereka dapat mencapai prestasi ini,” ucap Yassir.

Yusman, S.T., M.T., dosen pembimbing tim mahasiswa itu, juga menyampaikan kebanggaannya atas semangat inovasi yang ditunjukkan para mahasiswa. “Mahasiswa kami menunjukkan bahwa mereka tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga kepedulian yang mendalam terhadap masalah bencana yang sering dihadapi masyarakat. Inovasi gelang ini dapat menjadi langkah awal dalam menghadirkan solusi nyata bagi mitigasi bencana,” ujarnya.[](ril)