BANDA ACEH – Anggota DPD RI, H. Sudirman atau Haji Uma menaruh harapan besar terhadap lima tahun kepemimpinan Irwandi-Nova. Diharapkan, masa kepemimpinan Irwandi – Nova harus dapat menjalin sinergitas dan membangun komunikasi dengan berbagai elemen.

“Irwandi-Nova harus membuka komunikasi dengan masyarakat akar rumput, eks kombatan, lawan politik dan antar partai, baik parlok maupun nasional, supaya dapat menciptakan  Aceh yang kondusif,” kata Haji Uma selesai menghadiri prosesi pelantikan Irwandi-Nova di Ruang Paripurna DPR Aceh Rabu 5 Juli 2017.

Senator asal Aceh itu juga mengapresiasi pidato Irwandi terkait perang politik yang terjadi selama ini. Irwandi mengatakan, saat ini tidak ada lagi lawan yang ada hanyalah kawan.

“Komitmen tersebut patut diapresiasi dan harus didukung semua pihak. Irwandi harus merangkul lawan politik di Pilkada yang lalu demi keberlangsungan pembangunan di Aceh,” lanjut Haji Uma.

Ia juga meminta Irwandi untuk membenahi birokrasi dalam program 100 hari pertama. Dalam hal ini, Haji Uma meminta Irwandi jangan mengganti semua SKPA.

“Irwandi harus melihat siapa yang berkinerja lemah, disitulah yang harus dibenah. Jangan bongkar semua, kecuali yang memiliki rapor merah,” pinta Haji Uma.

Selain itu, lanjutnya, pertama harus dibenahi Irwandi di sektor ekonomi kerakyatan yang terstruktur. Masyarakat harus punya usaha yang mandiri, serta tempat tinggal yang layak.

“Akibat faktor ekonomi dan tidak terciptanya lapangan kerja, maka banyak warga Aceh yang mencari kerja di negeri orang, sehingga lahirlah TKI ilegal. Irwandi juga menggerakkan instrumen untuk mengawasi memantapkan dana yang saat ini sedang bergulir di daerah, perketat pengawasan pembangunan sampai ke tingkat desa,” tegasnya.

Haji Uma menyorot 5 Tahun Pemerintahan Zaini-Mualem. Menurutnya di bidang pembangunan infrastruktur patut diapresiasi, tapi belum menyentuh di bidang perekonomian. 

“Kita juga berharap kekurangan masa pemerintahan Zaini Abdullah dapat diperbaiki oleh Irwandi. Itu menjadi PR buat Irwandi-Nova supaya meningkatkan perekonomian masyarakat baik di bidang pertanian, perikanan kelautan, serta menciptakan lapangan kerja,” pungkas aktor film komedi Aceh 'Eumpang Breuh' itu. []