SUKA MAKMUE – Masyarakat Gampông Meugak Meh kemarin, Sabtu, 17 September 2016, dihebohkan dengan temuan mayat seorang pria di areal persawahan.

Mayat tersebut diketahui bernama Mustaqin, 40 tahun, warga Gampông Sepeng, Kecamatan Seunagan, Nagan Raya ini ditemukan oleh istrinya dalam kondisi terbujur kaku di kebun cabai milik mereka di Meugak Meh.

Salah seorang warga Meugak Meh, Iwan, membenarkan adanya temuan mayat tersebut.

“Kejadiannya kemarin, beliau memang sakit-sakitan, yang menemukan istrinya di kebun cabai,” kata Iwan, Minggu, 18 September 2016.

Iwan mengatakan, musibah itu baru diketahui ketika istrinya curiga pada sang suami yang tak kunjung pulang untuk makan siang.

Biasanya kata Iwan, Mustaqin selalu pulang ke rumah untuk makan siang.

“Jam empat istrinya mencari ke kebun, waktu ditemukan sudah kaku di kebun,” katanya.

Informasi diperoleh portalsatu.com, korban sempat dibawa ke Puskesmas Uten Pulo untuk divisum, karena di wajahnya terdapat beberapa bekas lebam.

“Iya, dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, untuk lebam sendiri itu diakibatkan lantaran korban sudah lama tergeletak di bawah sinar matahari dan pada saat diangkat oleh masyarakat. Jadi tidak ada tanda-tanda kekerasan,” kata dr. Bambang, yang bertugas di Puskesmas Uten Pulo kepada portalsatu.com.[](ihn)