BANDA ACEH – Manajer Bintang Production, Iwan Setiawan, mengimbau agar fans Bergek tidak terpancing provokasi dari pihak-pihak tertentu terkait pencabutan izin konser di beberapa lokasi di Aceh dalam dua bulan terakhir. Iwan turut menyikapi pencabutan izin secara sepihak yang dilakukan Pemkot Lhokseumawe hari ini, Jumat, 8 April 2016.
“Saya sangat mengharapkan agar fans Bergek untuk tidak bertindak anarkis dan terprovokasi dengan larangan-larangan yang dikeluarkan,” ujar Iwan melalui sambungan telepon kepada portalsatu.com, Jumat malam.
Dia mengaku resah dengan adanya isu-isu dari para fans yang kesal terhadap larangan konser musisi kocak dengan lagu khas India dan reggae tersebut. Dia juga mengungkapkan pelarangan terakhir konser Bergek yang terjadi di Lhokseumawe setelah tiket terjual habis.
“Seribu lebih tiket sudah terjual, baru polisi datang memberitahukan izin pembatalan konser,” katanya.
Iwan mengatakan panitia berinisiatif mengembalikan uang pembelian tiket tersebut kepada para fans. Namun, ada beberapa fans yang menolak uangnya dikembalikan.
“Ada warga yang menyebutkan jika konser Bergek dibatalkan, sebaiknya digelar konsernya di kantor Wali Kota Lhokseumawe saja. Ini yang saya harapkan para fans untuk tidak bertindak anarkis dan terpancing isu provokatif sehingga merugikan semua pihak,” ujar Iwan.[](bna)


