BLANGKEJEREN – Jalan lintas provinsi yang menghubungkan Kabupaten Gayo Lues dengan Aceh Barat Daya (Abdya) tertimbun tanah longsor hingga 30 meter di Desa Tongra, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues. Arus transportasi di jalan lintasan itu lumpuh total hingga hari ini, Sabtu, 12 Oktober 2024.
Kapolres Gayo Lues, AKBP Setiyawan Eko Prasetiya, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Terangun, Ipda Gunawan, S.H., mengatakan tanah longsor itu berlokasi di daerah Lam Akul, Desa Persada Tongra. Kondisinya sangat memprihatinkan lantaran batu dan batang pohon ikut menutupi badan jalan.
“Longsor di Jalan Gayo Lues menuju Abdya ini mulai terjadi sejak Jumat, 11 Oktober, pukul 00:00 WIB, panjangnya sekitar 30 meter, lebarnya 10 meter, dan tinggi tanah longsornya mencapai 15 meter,” kata Gunawan melalui pesan Whatsapp.
Saat ini, kata Gunawan, pihaknya bersama prajurit TNI masih berada di lokasi untuk mengamankan arus lalu lintas. Belum ada alat berat di Lokasi itu untuk membersihkan badan jalan yang longsor tersebut.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gayo Lues untuk menurunkan alat berat guna pembersihan material longsor ini,” ujarnya.

[Polisi membantu pengendara sepeda motor di lokasi tanah longsor Jalan Gayo Lues-Abdya, Sabtu, 12 Oktober 2024. Foto: Istimewa]
Bagi pengendara yang tiba di lokasi longsor, anggota Polsek dan TNI Koramil Terangun langsung mengarahkan warga agar kembali pulang. Warga baru dapat kembali melintas ketika jalan sudah dibersihkan alat berat.
“Bagi warga yang hendak melintasi Jalan Gayo Lues menuju Abdya agar menunda dulu perjalanannya, diperkirakan dua hari baru selesai dibersihkan material tanah longsor ini,” kata Gunawan.[]

