BANDA ACEH – Ketua terpilih Dewan Pimpinan Daerah Perempuan Demokrat Republik Indonesia (DPD-PDRI) Aceh, Hj. Fitriah Ibnu Rusdi, berjanji akan meneruskan pengembangan organisasi sayap Partai Demokrat tersebut menuju ke arah yang lebih baik, serta siap meningkatkan kualitas perempuan Aceh di berbagai bidang.

“Kami perempuan Demokrat Aceh akan bekerja keras menciptakan kader-kader perempuan yang berkualitas untuk berada di legislatif dan eksekutif,” kata Hj Fitriah Ibnu Rusdi saat menyampaikan pidato perdana usai dilantik sebagai ketua DPD PDRI Aceh di Hotel Grand Aceh, Banda Aceh, Senin malam, 25 Januari 2016.

Ia terpilih secara aklamasi melalui Musda I PDRI yang digelar selama dua hari pada 24-25 Januari 2016, dan diikuti seluruh pengurus wilayah dari 23 kabupaten/kota se-Aceh. Hj Fitriah menggantikan Nurul Akmal pemegang mandat sebagai ketua PDRI Aceh periode sebelumnya.

Dalam pidatonya, Fitriah juga menyampaikan kesiapan PDRI untuk membuka jaringan dengan lembaga-lembaga yang terkait, sekaligus akan berkerjasama dengan berbagai pihak untuk meluaskan kiprah Perempuan Demokrat Aceh.

“Kita menjunjung kegemilangan perempuan Aceh yang luar biasa, dan PDRI akan bekerja untuk memenangkan Demokrat Aceh di masa mendatang, tentu dengan menciptakan perempuan-perempuan berkualitas,” ujar istri Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Aceh Ibnu Rusdi tersebut.[] (ihn)

Pelantikan ketua terpilih PDRI turut dihadiri Ketua Umum DPP PDRI Sumaryanti Budhisantoso, Sekretaris Jendral DPP PDRI Dra Lies B. Soemarto, Pimpinan DPR Aceh Dalimi, Anggota DPR Aceh Iskandar Daod, Tokoh perempuan dan Anggota DPR Aceh Hj. Ismaniar, Dra Naimah Hasan,MA, DR Nurjanah Ismail, MA, Ketua DPRK Banda Aceh Arif Fadillah, Tokoh muda Golkar Hendra Budian, aktivis anti korupsi Akhiruddin, dan sejumlah tokoh lainnya.