BANDA ACEH- Beberapa stand sudah tutup lebih awal sebelum berakhirnya Pekan Ilmiah Nasional (PIN) Desa/Kelurahan dan Teknologi Tepat Guna di Stadion Harapan Bangsa, Lhoong Raya, Banda Aceh, Minggu, 11 Oktober 2015.
Menurut salah satu pengakuan peserta, hal ini dikarenakan kurang nyamannya peserta pada fasilitas yang disediakan untuk berlangsungnya kegatan nasional ini, misalnya toilet.
Sayang sekali event nasional seperti ini tidak berjalan semestinya. Hari ini sudah beberapa stand yang tutup dan pelayanan fasilitasnya juga kurang, seperti terjadi kemacetan toilet saat kami ingin mengggunakannya, kata salah satu peserta pengisi stand di TTG asal Sumatera Utara.
Selain itu, katanya, ada salah satu peserta dari Kalimantan Barat mengatakan kurangnya perhatian dari menteri saat stand di buka di arena TTG.
Ada kawan saya yang mengatakan, sudah jauh-jauh datang ke Banda Aceh untuk mengisi pameran ini, menteri jangankan datang, tengok pun tak ada, dan dia sedikit kecewa, ujar salah satu peserta yang enggan namanya disebut.
Menurut beberapa pengakuan peserta, hal ini juga dikarenakan tidak maksimalnya pengelolaan event nasional di Banda Aceh.
Coba lihat banyak stand-stand yang sudah tutup, padahal hari terakhir TTG besok, tetapi hari ini tidak ada lagi orang dalam stand, seperti produk motor anti maling disana kan sudah tidak ada lagi, minimal produk-produk unggulan inilah setidaknya dikunjungi, katanya sembari menunjukkan ke portalsatu.com.
Meskipun kendati demikian, pengunjung tetap ramai dan pedagang musiman memadati arena TTG. Serta jalan utama Lamlagang lintas Neusu-Lampeunerut banyak parkiran kendaraan, jalan padat, dan pengunjung silih berganti hingga soe hari pengunjung semakin menyemut di arena TTG.

