MENURUT sebuah studi baru-baru ini, tingkat oksitosin atau “hormon cinta” dalam darah Anda dapat menentukan panjang hubungan Anda. Mengapa demikian?
Para peneliti menemukan bahwa pasangan yang memiliki kadar oksitosin lebih tinggi dalam darah mereka memiliki hubungan yang awet dengan pasangan mereka daripada yang tidak.
Untuk sampai pada kesimpulan tersebut, tim peneliti mengukur kadar oksitosin pada orang yang baru saja memulai hubungan. Enam bulan kemudian, pasangan yang ditemukan memiliki level oksitosin yang lebih tinggi cenderung untuk bertahan dalam hubungan yang lebih lama.
“Temuan ini menunjukkan bahwa oksitosin dalam bulan pertama pasangan memulai hubungn yang romantis dapat berfungsi sebagai indeks dari prediksi durasi hubungan,” mereka melaporkan, seperti dikutip dari Thehealthsite, Selasa (8/3/2016).
Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pada tingkat biologis, proses terikatnya pasangan yang baru menjalin hubungan serupa dengan proses ikatan dengan anak baru, kata para peneliti menyetujui laporan studi sebelumnya.
Oksitosin memang telah dikenal dapat memperbaiki masalah emosi pribadi dan sosial. Hormon ini bahkan sedang dievaluasi sebagai terapi untuk autisme, skizofrenia, dan gangguan lain yang mempengaruhi kepercayaan diri dan keterampilan sosial.[] Sumber: okezone.com

