ACEH UTARA – Pemerintah Aceh Utara melakukan refocusing anggaran dari pos sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dialihkan kepada Dinas Kesehatan untuk penanganan Covid-19 tahun 2021 mencapai Rp70 miliar lebih.

“Anggaran refocusing untuk Covid-19 di Dinas Kesehatan Aceh Utara Rp70 miliar lebih. Sejauh ini sudah terpakai sekitar Rp4,3 miliar, itu termasuk insentif untuk tenaga kesehatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Amir Syarifuddin, dihubungi portalsatu.com/, Rabu, 8 September 2021.

"Ada item tersendiri dalam penggunaan anggaran tersebut. Meliputi pendistribusian vaksin, honorium petugas vaksin, insentif tenaga kesehatan, uang kematian (pemakaman jenazah pasien Covid-19) untuk petugas kesehatan, dan lainnya. Kalau tidak ada kasus kematian pasien yang terkena covid maka tidak diberikan honorarium. Artinya, bukan sembarangan anggaran itu bisa diberikan," tambah Amir.

Amir memperkirakan dari Rp70 miliar itu akan terealisasi hingga Desember 2021 sekitar Rp40 miliar. “Karena anggaran tersebut juga digunakan ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara untuk penanganan Covid-19,” ujarnya.

"Nakes termasuk tim vaksinator secara keseluruhan di Aceh Utara sekitar 432 orang. Karena ada 36 titik vaksinasi, satu titik 12 orang. Jumlah Puskesmas di Aceh Utara 32 unit, dan ada tambahan lokasi vaksinasi yaitu di Dinas Kesehatan, Rumah Sakit PT PIM, RS Cut Meutia. Satu lagi saya lupa tapi datanya ada," tutur Amir Syarifuddin.[]