ACEH UTARA – Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara di Landeng, Kecamatan Lhoksukon, diresmikan dengan cara dipeusijuek dan berdoa bersama di kantor dewan setempat, Kamis, 10 Juni 2021.

Peusijuek kantor DPRK tersebut dilakukan Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Utara, Tgk. Abdul Manan (Abu Manan Blang Jruen), dihadiri sejumlah ulama lainnya. Turut hadir Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf, Sekda Aceh Utara, A. Murtala, Dandim 0103 Aceh Utara, Letkol Arm Oke Kistiyanto, Wakapolres Lhokseumawe, Kompol Raja Gunawan, para anggota dewan serta tamu undangan lainnya.

Ketua DPRK Aceh Utara, Arafat Ali, mengatakan setelah dilakukan peresmian maka pihaknya mulai aktif berkantor di Landeng. Terkait beberapa ruangan belum dipasang listrik dan AC, kata dia, diharapkan akan tuntas dalam beberapa bulan ke depan.

“Untuk pembangunan lanjutan baik pemasangan paving block, musala dan pos jaga security (satpam) sudah kita sampaikan kepada Pemkab Aceh Utara, dan diharapkan pada tahun 2022 bisa terealisasi,” kata Arafat didampingi Ketua Komisi I DPRK Aceh Utara, Fauzi alias Cempala, kepada wartawan.

Menurut Arafat, jika dikalkulasikan untuk pembangunan lanjutan kantor DPRK meliputi pemasangan arus listrik di ruangan yang belum ada lampu, tambahan pos Satpam, musala, paving block maupun kantin atau koperasi, membutuhkan anggaran mencapai Rp15 miliar lagi.

“Memang kita sudah sejak dulu (tahun 2020) berharap bisa pindah kantor ke Lhoksukon. Namun, baru terlaksana sekarang karena ruang paripurna sudah rampung. Penerimaan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bupati tentang Keuangan Tahun 2020 akan kita laksanakan di sini (Kantor DPRK Landeng), direncanakan dalam pekan ini,” ujar Arafat.

Ketua Komisi I DPRK Aceh Utara, Fauzi, mengatakan pihaknya memang sudah saatnya menggunakan kantor di Lhoksukon, karena aset gedung DPRK yang berada di Lhokseumawe sudah diserahkan kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe.

“Kita berharap kepada pihak Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) segera merampungkan item-item pekerjaan yang belum selesai, supaya gedung DPRK ini bisa difungsikan secara sempurna,” ujar Fauzi.[]