BANDA ACEH – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi, mengaku tidak dapat banyak berkomentar soal Atap Rumah Cut Nyak Dhien yang rusak akibat angin kencang.
“Saya tidak bisa menanggapi banyak tentang hal ini,” ujar Reza saat dijumpai di ruang kerjanya, Kamis, 18 Agustus 2016.
Meskipun situs Rumah Cut Nyak Dhien tersebut identik dengan dunia pariwisata di Aceh, objek wisata ini berada di bawah tanggung jawab Balai Pelestarian Cagar Budaya.
Sebelumnya diberitakan, atap situs Rumah Cut Nyak Dhien yang berada di Gampông Lampisang, Aceh Besar, rusak parah karena angin kencang pada Selasa, 16 Agustus 2016 malam. Pihak penjaga rumah pahlawan Aceh tersebut mengaku sudah melaporkan hal ini kepada instansi terkait, tetapi tidak mendapat respon positif.
Para penjaga mengaku sudah menutup beberapa benda koleksi di situs Rumah Cut Nyak Dhien tersebut dengan terpal seadanya. Hingga berita ini diturunkan, portalsatu.com masih mencoba mengkonfirmasi otoritas terkait mengenai upaya perlindungan benda cagar budaya tersebut.[](bna/*sar)
Laporan: Syukri Isa Bleukai

