BANDA ACEH – Forum Alumni Pesantren Modern Misbahul Umum (for_PMMU) menggelar buka puasa bersama, Minggu, 11 Juni 2017. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Sekretariat for_PMMU cabang Kota Banda Aceh, di Pango Raya, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, Minggu, 11 Juni 2017.

Kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim ini turut dihadiri Ketua DPR Aceh, Tgk H. Muharuddin. Dalam sambutannya, Tgk Muharuddin yang juga ditunjuk sebagai Ketua for-PMMU Pusat juga mengajak seluruh alumni untuk tetap solid dalam menjalin ukhuwah antar sesama.

“Alhamdulillah, meski konsep acaranya sederhana, kegiatan iftar bersama anak yatim berjalan dengan baik dan lancar. Di sinilah rasa solidaritas dan kebersamaan kita dalam membangun komunikasi dan tali silaturahmi antar sesama alumni,” ujar Ketua for-PMMU, Tgk Muharuddin.

Dalam sambutannya, Tgk Muharuddin mengatakan makna dari momentum Ramadhan tahun ini harus dijadikan sifat saling tenggang rasa dan sekaligus saling berbagi bersama anak yatim. Menurutnya, bulan Ramadhan selain sebagai bulan yang penuh keampunan, juga merupakan bulan istimewa bagi ummat Islam untuk meningkatkan keimanan kepada Allah SWT.

Lebih lanjut, Tgk Muhar juga menambahkan, bulan penuh keberkahan ini hendaknya dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Salah satunya dengan melakukan kegiatan positif dan berlomba-lomba membuat kebajikan. Selain itu, juga diperlukan sikap kepedulian terhadap kondisi yang ada di sekitar untuk saling berbagi, sebagai wujud kepatuhan kita kepada Allah Swt sesuai ajaran Islam.

“Datangnya bulan yang penuh maghfirah ini hendaknya dapat diisi dengan tidak hanya meningkatkan amal ibadah saja. Namun juga tidak kalah pentingnya bagaimana kita diajarkan memiliki kepedulian dan penuh empati saling berbagi sesama di sekitar, sehingga kita menjadi manusia yang bertaqwa,” ujar Tgk Muhar.

Ia juga mengajak kepada seluruh alumni for-PMMU agar terus mengasah kreativitas dan kemampuannya dalam mendulang prestasi terhadap pembangunan Aceh ke depan. Menurutnya, pembangunan Aceh yang diwujudkan ke depan adalah Aceh yang maju masyarakatnya, berdaya saing, tetapi juga religius.

“Yang kita harapkan ke depan adalah terus solid, jaga kekompakan dan saling berbagai antar sesama. Tunjukkan positif terhadap almamater kita bahwasanya for-PMMU ini layak dan sangat dicintai di tengah-tengah masyarakat,” ujar Tgk Muharuddin.[]